Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Banjir Genangan Rendam Sejumlah Rumah di Panggoi, BPBD Lhokseumawe Siagakan Tenda Darurat

"Sore ini, ketinggian air dalam rumah tinggal sekitar 30-50  centimeter. Namun begitu, para korban meminta kita untuk mendirikan tenda darurat.

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Ketua Tagana Lhokseumawe, Samsul Bahri, meninjau rumah yang tergenang, Selasa (28/9/2021). 

"Sore ini, ketinggian air dalam rumah tinggal sekitar 30-50  centimeter. Namun begitu, para korban meminta kita untuk mendirikan tenda darurat. Karena bila air tetap tidak surut atau kembali terjadi hujan lebat, kemungkinan mereka harus mengungsi. Jadi bisa mengungsi ke tenda darurat," paparnya.

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Sebanyak tiga unit rumah di Desa Panggoi, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, pada Selasa (28/9/2021), tergenang.

Genangan air di dalam tiga rumah tersebut, sempat setinggi satu meter.

Ketiga rumah itu, adalah milik M Jamil (70) yang selama ini dihuni bersama tiga anggota keluarganya.

Rumah Saiman (43), juga selama ini dihuni bersama tiga anggota keluarganya.

Serta rumah Zulkifli Abdullah (65), yang selama ini dihuni bersama dua anggota keluarganya.

Sesuai informasi dihimpun, hujan deras mengguyur Kota Lhokseumawe, pada Senin (27/9/2021) malam.  

"Sehingga pada Selasa dini hari tadi, ketiga rumah tersebut mulai tergenang. Sehubungan posisi ketiga rumah itu rendah," ujar Ketua Tagana Lhokseumawe, Samsul Bahri.

Baca juga: Hujan Guyur Aceh Besar, Pohon Tumbang Hingga Jalan Nasional Tergenang

Menurut Samsul Bahri, karena air dari lingkungan sekitar terus menumpuk ke kawasan tiga rumah tersebut, mala pada Selasa subuh, ketinggian air dalam rumah sempat mencapai satu meter.

Namun pada Selasa sore, genangan air semakin rendah.

Sehubungan pihak BPBD Kota Lhokseumawe, terus membuang air pakai mesin pompa di lokasi genangan tersebut. 

"Sore ini, ketinggian air dalam rumah tinggal sekitar 30-50  centimeter. Namun begitu, para korban meminta kita untuk mendirikan tenda darurat. Karena bila air tetap tidak surut atau kembali terjadi hujan lebat, kemungkinan mereka harus mengungsi. Jadi bisa mengungsi ke tenda darurat," paparnya .

Ditambahkan, pihaknya juga telah menyalurkan bantuan masa panik kepada pemilik tiga rumah tersebut.(*)

Baca juga: Diguyur Hujan Lebat 1 Jam, Sejumlah Ruas Jalan Utama di Langsa Tergenang 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved