Breaking News
Rabu, 3 Juni 2026

Internasional

Arab Saudi Kecam Keras Upaya Kudeta Gagal di Sudan

Arab Saudi memperbaharui kecamannya atas upaya kudeta gagal di Sudan pekan lalu. Pihak berwenang menyalahkan komplotan yang setia kepada presiden

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Raja Salman memimpin pertemuan mingguan kabinet 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Arab Saudi memperbaharui kecamannya atas upaya kudeta gagal di Sudan pekan lalu.

Pihak berwenang menyalahkan komplotan yang setia kepada presiden terguling Omar Al-Bashir yang berupaya mengkudeta pemerintah yang sah.

Kabinet mengatakan Kerajaan juga memperbarui solidaritasnya dengan negara Afrika utara itudalam semua aspek.

Dikatakan, Arab Saudi mendukung keamanan, stabilitas, dan kemakmuran pemerintah dan rakyat Sudan.

Dilansir ArabNews, Rabu (29/9/2021), pernyataan itu muncul setelah pertemuan dewan menteri mingguan yang dipimpin dari jarak jauh oleh Raja Salman dari NEOM.

Dalam pertemuan tersebut, kabinet menekankan visi Arab Saudi yang tertuang dalam pidato yang disampaikan oleh raja pada sesi ke-76 Majelis Umum PBB.

Baca juga: Upaya Kudeta di Sudan Gagal, Militer Ambil Kendali Pemerintahan

Pidatonya awal bulan ini di New York City tentang isu-isu internasional saat ini.

Termasuk tantangan yang dihadapi Kerajaan bersama dengan peran kemanusiaan, pembangunan, dan ekonomi terkemuka yang dimainkannya.

Raja juga mengatakan kepada negara-negara anggota bahwa kebijakan luar negeri negaranya sangat mementingkan konsolidasi keamanan dan stabilitas.

Bahkan, akan terus mendukung dialog dan solusi damai, serta menyediakan kondisi yang mendukung pembangunan di Timur Tengah dan dunia.

Issam bin Saad bin Saeed, Menteri Media Arab Saudi mengatakan para menteri sepakat mempertahankan hak sah untuk mempertahankan diri dari serangan rudal balistik.

Baca juga: Ajudan Presiden AS Temui Putra Mahkota Arab Saudi, Bahas Konflik Yaman

Bersama pesawat tak berawak, dan kapal jebakan milisi Houthi dari Yaman.

Serangan-serangan ini, yang dilakukan oleh milisi Houthi yang didukung Iran setiap hari, menargetkan warga sipil.

Bahkan, dapat membahayakan navigasi internasional, dan mengancam pasokan energi global.

Di awal sesi, Raja Salman mengucapkan terima kasih kepada para pemimpin negara sahabat atas harapan baik atas Hari Nasional ke-91 Arab Saudi.

Setelah itu, Kabinet diberi pengarahan tentang keseluruhan pembicaraan dan pertemuan yang berlangsung dengan sejumlah negara selama seminggu terakhir.

Bin Saeed mengatakan kabinet juga membahas dukungan Kerajaan untuk upaya internasional dan bersama memfasilitasi akses vaksin virus Corona di seluruh dunia.

Baca juga: Parade Warna-Warni dan Tarian Mengawali Perayaan Hari Nasional Arab Saudi

Terlepas dari hak kekayaan intelektual dan perjanjian internasional yang relevan.

Para menteri juga menyetujui lisensi Bank Nasional Mesir untuk membuka cabang di Arab Saudi.

Mereka juga memberi wewenang kepada Menteri Keuangan untuk memutuskan permintaan selanjutnya membuka cabang bank lain di negara tersebut.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved