Breaking News:

Berita Gayo Lues

Harga Minyak Serai Wangi di Galus Turun Rp 3.000 Perkilogram, Segini Pasaran Harganya Sekarang

Harga minyak serai wangi yang merupakan salah satu komoditi andalan di Kabupaten Gayo Lues (Galus), saat ini turun dalam beberapa hari terakhir.

Penulis: Rasidan | Editor: Saifullah
SERAMBINEWS.COM/RASIDAN
Salah satu kebun serai wangi siap panen atau disuling, namun selama ini dibiarkan begitu saja oleh petani karena harganya sedang turun. Foto direkam Kamis (24/6/2021). 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Harga minyak serai wangi yang merupakan salah satu komoditi andalan di Kabupaten Gayo Lues (Galus), saat ini harganya turun dalam beberapa hari terakhir.

Hal ini terutama disebabkan faktor pandemi Covid-19 yang tidak kunjung berakhir.

Berdasarkan informasi yang diterima Serambinews.com,  Rabu (29/9/2021), harga salah satu komoditi andalan di kabupaten Galus tersebut turun Rp 3.000 dari harga seperti biasanya.

Bahkan untuk saat ini jarang warga yang melakukan penyulingan minyak serai wangi tersebut.

"Harga minyak serai wangi saat ini ditampung oleh agen penampungan itu sekitar Rp 165.0000 per kilogram, turun dari harga sebelumnya terutama pada awal bulan September yang sempat bertahan pada harga Rp 168.000 per kilogram,” ujar Sukri, seorang agen penampung.

“Namun saat ini harga itu turun sekitar Rp 3.000 dalam setiap perkilogramnya," beber Sukri, salah satu agen pengumpul atau penampungan minyak serai wangi itu kepada Serambinews.com, Rabu  (29/9/2021).

Baca juga: Harga Minyak Serai Wangi di Gayo Lues Masih Anjlok

Menurut pedagang penampungan itu, harga minyak serai tersebut merosot dan terus mengalami penurunan selama ini.

Salah satu faktor penyebab turunnya harga adalah pandemi Covid-19 yang belum kunjung berakhir.

Sehingga harga komoditi andalan berupa serai wangi tersebut langsung anjlok.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved