Breaking News
Senin, 4 Mei 2026

Internasional

Arab Saudi Alami Defisit Anggaran, Aset Asing Naik 117 Persen

Kerajaan Arab Saudi merevisi perkiraan defisit anggaran 2021 menjadi SR85 miliar atau $22,6 miliar. Sebelumnya, diperkirakan sebesar SR141 miliar

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Uang Kertas Riyal Arab Saudi 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi merevisi perkiraan defisit anggaran 2021 menjadi SR85 miliar atau $22,6 miliar.

Sebelumnya, diperkirakan sebesar SR141 miliar, menurut kementerian keuangan Arab Saudi.

Dilansir ArabNews, Kamis (30/9/2021), pengeluaran tahun ini diperkirakan di atas SR1 triliun, dibandingkan dengan SR990 miliar dalam perkiraan sebelumnya.

Total pendapatan tahun ini diperkirakan mencapai SR930 miliar, naik dari perkiraan sebelumnya sebesar SR849 miliar.

Sebaliknya, terjadi peningkatan dramatis aset asing oleh dana investasi Arab Saudi dengan pertumbuhan tahun-ke-tahun 33 persen di sektor ini, menurut Bank Sentral Kerajaan (SAMA).

Baca juga: Seekor Anak Macan Tutul Betina Lahir di Kebun Binatang Arab Saudi

Angka yang baru dirilis menunjukkan pada akhir kuartal kedua tahun 2021, dana investasi memiliki aset asing SR86,41 miliar, naik 117,49 persen.

Dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Aset domestik juga meningkat 9,4 persen menjadi SR155,23 miliar.

Jumlah pelanggan dana investasi juga mengalami kenaikan, tumbuh dari 350.000 pada kuartal kedua 2020 menjadi 402.000 pada tahun berikutnya.

Ekonom independen yang berbasis di London Mohamed Ramady mengatakan:

"Ini menunjukkan prospek masa depan yang lebih percaya diri di antara investor lokal."

Baca juga: Tuntutan Tes Kecanduan Narkoba Pra-Nikah Mulai Meningkat di Arab Saudi, Usai Pembunuhan Istri Muda

"Khususnya dalam keadaan ekonomi Saudi dan kesediaan beralih dari uang tunai ke giro ke investasi jangka panjang."

Dana investasi terbagi menjadi dana terbuka dan tertutup.

Dimana total aset dana terbuka berjumlah sekitar SR212,61 miliar, yang merupakan 87,98 persen dari total aset dana.

Sedangkan nilai aset dana investasi tertutup sebesar sekitar SR29,03 miliar.

Sekali lagi, menurut Ramady, dana investasi tertutup membutuhkan waktu lebih lama untuk disiapkan.

Juga memiliki tanggal penutupan partisipasi, tidak seperti dana terbuka yang lebih fleksibel.(*)

Baca juga: Ajudan Presiden AS Temui Putra Mahkota Arab Saudi, Bahas Konflik Yaman

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved