Breaking News:

Otomotif

Kampas Kopling Mobil Bisa Lebih Cepat Aus karena Kebiasaan Nyetir Begini

Kemudian, pada saat berkendara di jalan yang menanjak atau pegunungan, jangan biasakan untuk terlalu sering menggunakan setengah kopling.

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/Kompas.com
Pada umumnya, kampas kopling memiliki masa pemakaian rata-rata 80.000 kilometer, tetapi dengan cara berkendara yang salah bisa membuat usia pelat kopling bisa lebih cepat habis atau aus. 

SERAMBINEWS.COM - Pada umumnya, kampas kopling memiliki masa pemakaian rata-rata 80.000 kilometer, tetapi dengan cara berkendara yang salah bisa membuat usia pelat kopling bisa lebih cepat habis atau aus.

Dealer Technical Support Dept Head PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi mengatakan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh pengemudi untuk menjaga keawetan kampas kopling, terutama pada mobil manual. Cara yang pertama adalah ketika mengemudi, sebaiknya kaki kiri tidak ditempelkan pada pedal kopling secara terus-menerus.

Hal ini karena meski hanya sebatas menempel ternyata bisa berpengaruh terhadap kinerja kopling tersebut.

“Saat mengemudi kaki (kiri) jangan bersandar atau menempel di pedal kopling,” kata Didi saat dihubungi Kompas.com beberapa waktu lalu.

Baca juga: Tukang Pangkas Buka Praktik Suntik Putih Abal-abal, Sebelum Ditangkap, Banyak Remaja Putri Disuntik

Kemudian, pada saat berkendara di jalan yang menanjak atau pegunungan, jangan biasakan untuk terlalu sering menggunakan setengah kopling.

“Minimalkan penggunaan setengah kopling saat melaju di tanjakan, untuk menahan mobil pengemudi bisa menggunakan hand rem atau rem tangan,” kata dia.

Hal yang sama juga disampaikan Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak Suparna. Menurutnya, ketika kaki kiri menempel pada pedal kopling maka bisa menyebabkan kopling merilis sekitar 20 persen.

Baca juga: Hari Ini, Indonesia Peringkat 16 Kasus Harian Covid-19 di Dunia, Tambah 1.414 Kasus Positif

“Kalau terilis 100 persen sekalian justru tidak apa-apa karena tidak berjalan sekalian. Tetapi, jika kaki ditempelkan pada pedal kopling itu bisa tetap terilis meski hanya sekitar 20 persen,” kata dia.

Pada dasarnya kopling akan tergerus saat melakukan perpindahan gigi saja. Namun, jika kaki masih menempel di kopling, bisa saja kopling akan lebih cepat aus.

“Kopling akan terus tergerus, tergesek, setiap kali mobil dipakai. Padahal, seharusnya kopling baru akan tergerus saat perpindahan gigi,” tuturnya.(*)

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Begini Cara Menjaga Kampas Kopling Mobil agar Lebih Awet

Berita terkait lainnya

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved