Breaking News:

Kesehatan

Penderita Diabetes Sering Merasa Haus, Ternyata Ini Penyebabnya

Ketika gula darah Anda tetap tinggi untuk waktu yang lama, ginjal Anda harus bekerja lebih keras untuk menyaring dan membuang kelebihan glukosa.

Editor: Ansari Hasyim
xb100/FREEPIK
Ilustrasi diabetes 

SERAMBINEWS.COM - Apa hubungan antara diabetes dan dehidrasi?

Hubungan keduanya terlihat dari cara tubuh merespons gula darah tinggi. Seorang penderita diabetes tidak dapat membuat insulin atau tidak dapat menggunakan insulin dengan benar.

Insulin adalah hormon yang memungkinkan sel-sel tubuh Anda menyerap gula dalam aliran darah Anda, dan kemudian menggunakan gula itu untuk energi.

Jika tubuh Anda tidak menggunakan insulin dengan benar, gula dapat menumpuk di aliran darah Anda.

Ketika gula darah Anda tetap tinggi untuk waktu yang lama, ginjal Anda harus bekerja lebih keras untuk menyaring dan membuang kelebihan glukosa.

Baca juga: Tukang Pangkas Buka Praktik Suntik Putih Abal-abal, Sebelum Ditangkap, Banyak Remaja Putri Disuntik

Kondisi ini terjadi melalui buang air kecil. Peningkatan buang air kecil inilah yang menyebabkan dehidrasi, terutama jika Anda tidak mengganti cairan yang hilang.

Oleh karena itu, rasa haus yang berlebihan merupakan gejala awal diabetes, sekaligus gejala dehidrasi ringan.

Rasa haus diabetes meningkat ketika tubuh Anda kehilangan terlalu banyak air dari buang air kecil yang disebabkan oleh gula darah tinggi.

Meskipun sering minum, Anda mungkin masih merasa haus atau mengalami dehidrasi.

Ini karena ginjal Anda akan terus memproduksi lebih banyak urine untuk membuang kelebihan glukosa. Siklus ini berlanjut selama gula darah Anda terlalu tinggi.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved