Breaking News:

Aceh Deflasi Sebesar 0,20 Persen, 16 Komoditi Berandil Besar

Perkembangan harga berbagai komoditas pada September 2021 secara umum menunjukkan adanya penurunan

Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/HERIANTO
Ikan tongkol hasil tangkapan nelayan Lampulo, di Dermaga PPS Kutaradja Lampulo, Banda Aceh 

BANDA ACEH - Perkembangan harga berbagai komoditas pada September 2021 secara umum menunjukkan adanya penurunan. Pada September 2021 terjadi deflasi sebesar 0,20 persen, atau terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 107,05 pada Agustus 2021 menjadi 106,84 pada September 2021.

Hal tersebut disampaikan Koordinator Fungsi Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, M Irawan SSi ME, dalam Berita Resmi Statistik, Jumat (1/10/2021). “Deflasi yang terjadi di Aceh, gabungan dari 3 kota yaitu Lhokseumawe, Meulaboh, Banda Aceh terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,16 persen,” sebutnya.

Ia mengatakan, di Kota Meulaboh terjadi deflasi sebesar 0,59 persen, Banda Aceh deflasi sebesar 0,13 persen, dan Lhokseumawe deflasi sebesar 0,16 persen. Secara agregat, Aceh pada September 2021 mengalami deflasi sebesar 0,20 persen.

Ada 16 komoditas yang memberi andil tinggi terhadap deflasi di Aceh, yakni ikan tongkol/ikan ambu-ambu -0,15 persen, bawang merah -0,08 persen, telur ayam ras -0,07 persen, udang basah -0,03 persen, ikan dencis -0,03 persen, ikan teri -0,02 persen, ikan rambe (giant traveling) -0,02 persen.

Kemudian ikan kembung -0,02 persen, jeruk nipis/limau -0,01 persen, daging sapi -0,01 persen, ikan bandeng/ikan bolu -0,01 persen, kacang panjang -0,01 persen, cumi-cumi -0,01 persen, emas perhiasan -0,01 persen, ikan kakap merah -0,01 persen, dan wortel -0,01 persen.

Selain itu, juga ada 12 komoditas yang memberikan andil tinggi terhadap inflasi yaitu ikan tuna 0,07 persen, sewa rumah 0,05 persen, angkutan udara 0,04 persen, minyak goreng 0,03 persen, jeruk 0,02 persen, daging ayam ras 0,02 persen, mobil 0,02 persen, kontrak rumah 0,01 persen, besi beton 0,01 persen, seng 0,01 persen, seragam sekolah anak 0,01 persen, dan upah pembantu rumah tangga 0,01 persen.(una)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved