Breaking News:

Sikap DPRA Menolak Rencana Perubahan APBA 2021 Merugikan Masyarakat Aceh

Sangat kita sayangkan keputusan DPRA yang menolak rencana perubahan anggaran. Sikap DPRA itu sangat merugikan kepentingan rakyat dan pembangunan Aceh

Penulis: Yocerizal | Editor: Yocerizal
Serambinews.com
Sekretaris DPD Kongres Advokat Indonesia (DPD KAI) Aceh, Hendri Saputra SHI (kemeja putih) saat acara pelantikan pengurus DPD KAI Aceh di Hotel Hermes Palace, beberapa waktu lalu. 

Laporan Yocerizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dewan Pimpinan Daerah Kongres Advokat Indonesia (DPD KAI) Aceh ikut mengomentari batalnya perubahan APBA 2021.

Sikap DPRA yang menolak dilakukan perubahan anggaran dianggap sangat merugikan kepentingan rakyat dan pembangunan Aceh ke depan.

Hal itu disampaikan Sekretaris DPD KAI Aceh, Hendri Saputra SHI didampingi oleh Wakil Ketua Nasrullah SH dalalm pernyataannya, Minggu (3/10/2021).

“Sangat kita sayangkan keputusan DPRA yang menolak rencana perubahan anggaran,”

“Sikap DPRA itu sangat merugikan kepentingan rakyat dan pembangunan aceh ke depan,” kata Hendri.

Menurut dia, keputusan DPRA yang menolak dilakukan APBA perubahan 2021 merupakan tindakan blunder.

Baca juga: 6 Posisi Pemasangan AC di Ruangan yang Kurang Tepat, Hindari Agar Fungsinya Maksimal dan Tidak Boros

Baca juga: Nelayan Ulee Lheue Tenggelam Usai Selamatkan Anak-anak yang Terseret Arus, Begini Kronologisnya

Baca juga: BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja Untuk Lulusan D3-S1 Semua Jurusan, Buruan! Batas Daftar 5 Oktober

Sekaligus juga menunjukkan ketidakpahaman mereka terhadap fungsi legislatif, yaitu legislasi, pengawasan dan fungsi anggaran.

“Seharusnya DPRA tahu salah satu fungsinya penganggaran. Terlepas secara politik hubungan DPRA dan eksekutif tidak harmonis, itu persoalan lain,”

“Ini menyangkut kepentingan rakyat dan daerah. DPRA merupakan representasi rakyat yang harus menjalankan fungsinya,” cecar Hendri.

Apalagi, sambung dia, Provinsi Aceh selama ini masuk dalam provinsi termiskin di Sumatera.

“Seharusnya mereka peka terhadap kondisi tersebut. Karena dengan terealisasinya perubahan anggaran, setidaknya bisa sedikit membantu masyarakat,”

“Apalagi sekarang dalam kondisi pandemi, kondisi ekonomi rakyat sangat memprihatinkan,” ujar Hendri.

Baca juga: Sepi Job Karena Pandemi, Rian Dmasiv Jual Rumah Demi Sambung Hidup dan Menafkahi Keluarganya

Baca juga: Pergoki Istri Selingkuh dengan Pria Lain di Rumah, Suami: Aku Capek Cari Duit Macam Ni Dia Balas

Baca juga: Aceh Masih Teratas Prolehan Suara Sementara,  Anugerah Pesona Indonesia 2021

Karena itu, pihaknya berharap, ke depan dalam konteks masalah ini, masing-masing pihak bisa membuang ego sektoral demi kemaslahatan dan kepentingan rakyat Aceh

“Jangan mempertontonkan kisruh politik di depan rakyat. Rakyat hari ini butuh makan, butuh peningkatan kesejahteraan,” pungkas Hendri.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved