Breaking News:

Harga Lelang Ikan Bergerak Naik

Harga lelang ikan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaradja Lampulo, Kota Banda Aceh

Editor: hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Sejalan dengan mulai meningkatkan hasil tangkapan ikan nelayan pada minggu ketiga bulan September 2021 ini, akan membuat harga lelang ikan, menurun secara bertahap. Suasana lelang ikan di TPI Dermaga Lampulo, Banda Aceh, Senin (20/9/2021). 

BANDA ACEH - Harga lelang ikan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaradja Lampulo, Kota Banda Aceh, mengalami kenaikan rata-rata Rp 5000/kg. Naiknya harga lelang ikan menyusul meningkatnya permintaan.

Ikan selayang yang seminggu sebelumnya dilelang Rp 15.000/kg, kini menjadi 20.000/kg. Baby tuna naik dari Rp 25.000 menjadi Rp 30.000/kg, cakalang dari Rp 20.000 naik menjadi Rp 25.000/kg, tuna yellow fin naik dari Rp 32.000 menjadi Rp 37.000/kg,  ikan salam dari Rp 17.000 menjadi Rp 22.000/kg.

Murdani alias Doyok, pedagang pengumpul ikan, Minggu (3/10/2021) menjelaskan, meningkatnya harga lelang ikan saat ini, selain meningkatnya permintaan, juga karena banyaknya ikan hasil tangkapan yang rusak, akibat hempasan gelombang. “Kerusakan terhadap ikan hasil tangkapan nelayan sangat tinggi, mencapai 40 persen,” ungkap sambil menambahkan bahwa dalam minggu ini badai di tengah laut cukup kencang, mencapai 17-19 knot dan ketinggian gelombang 3-4 meter.

Ditambahkan Abubakar, pemilik boat tangkap, ikan yang rusak pada umumnya hasil tangkapan hari pertama, kedua dan ketiga di luat, sedangkan ikan hasil tangkapan hari terakhir melaut, masih bagus. “Ikan-ikan yang sudah rusak dilelang dengan harga rendah. Banyak juga yang beli untuk bahan campuran pakan ternak,” terangnya.

Kepla UPTD PPS Kutaradja Lampulo, Oni Kandi mengatakan, jumlah boat yang melaut minggu ini cukup banyak. Per hari ada sekitar 8-12 boat pergi melaut. Namun yang bawa pulang ikan banyak, jumlahnya sedikit.

Diungkapkan, meningkatkan permintaan pasar ikan lokal, sehubungan dengan pengaruh mulai menurunnya kasus Covid-19. Sehingga membuat kegiatan usaha perdagangan makanan kembali bergairah di Kota Banda Aceh, Aceh Besar dan daerah lainnya.(her)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved