Breaking News:

Berita Kutaraja

Perkuat Kerja Sama, Kepala BPK RI Perwakilan Aceh Silaturahmi ke DPRK Banda Aceh

Ini kunjungan perdana yang dilakukan Aryo Wibowo. Kegiatan ini dalam rangka memperat silaturahmi dan kerja sama antar lembaga.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Saifullah
HUMAS DPRK BANDA ACEH
Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar berdiskusi dengan Kepala BPK RI Perwakilan Aceh, Aryo Wibowo yang bersilaturahmi ke DPRK setempat, Senin (4/10/2021). 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh menerima kunjungan silaturrahmi Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Aceh, Aryo Wibowo, Senin (4/10/2021).

Pertemuan tersebut berlangsung di ruang kerja Ketua DPRK, Farid Nyak Umar yang didampingi Wakil Ketua I Usman, Wakil Ketua II Isnaini Husda,  Sekretaris Dewan Tharmizi, serta Kabag Umum dan Keuangan, Muslim.

Sementara Kepala BPK-RI Perwakilan Aceh didampingi Kepala Sekretariatan Perwakilan, Iwan Arief Wijayanto, serta Kepala Subbagian Humas dan TU, Tulus Budhisatria Rikit.

Ini kunjungan perdana yang dilakukan Aryo Wibowo. Kegiatan ini dalam rangka memperat silaturahmi dan kerja sama antar lembaga.

“Kami berharap kerja sama ini terus terjalin dengan baik di masa yang akan datang,” kata Aryo Wibowo yang baru  bertugas di Aceh sejak Rabu, 29 September 2021.

Sementara Farid Nyak Umar menyampaikan terima kasih atas kunjungan tersebut.

Baca juga: Teuku Surya Darma Satu-satunya Calon Anggota BPK RI Berasal dari Aceh, Ini Profilnya

Baca juga: Ketua DPRK: Banda Aceh Etalase Digital di Aceh, Wali Kota Sedang Bangun ‘Gudang Ilmu’

Baca juga: Lokasi dan Pelaku Kerap Sama, DPRK Banda Aceh Minta Satpol PP Gencarkan Razia Pelanggar Syariat

Farid mengatakan, selama ini BPK sudah membimbing Pemko dalam pengelolaan keuangan daerah sehingga berhasil memperoleh predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP), dari tahun 2008 hingga sekarang.

“Memang perjuangan untuk memperoleh WTP saat itu berat sekali, di mana kondisi keuangan masih amburadul apalagi pascatsunami,” beber dia.

“Namun, setelah difasilitasi USAID, semakin banyak forum bersama dengan BPK, sehingga pada tahun 2009, Banda Aceh memperoleh WTP pertama pada masa pemerintahan Mawardy Nurdin,” ucap Farid.(*) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved