Breaking News:

Luar Negeri

Taliban Balas Dendam Usai Ledakan Bom di Masjid, Hancurkan Markas ISIS dan Tewaskan Semua Penghuni

Taliban pada Senin (4/10/2021) mengumumkan, telah menghancurkan markas ISIS di ibu kota Afghanistan, Kabul.

Editor: Faisal Zamzami
AFP/AAMIR QURESHI/Getty Images
Tentara Taliban berdiri dekat kendaraan yang diparkir di pangkalan Central Intelligence Agency (CIA) yang hancur di Distrik Deh Sabz, Kabul pada 6 September 2021. 

Namun kini, mereka di pihak sebaliknya, yaitu sebagai penerima serangan.

Selain tantangan keamanan, kini mereka juga menghadapi krisis ekonomi dan berjuang untuk menjalankan roda pemerintahan tanpa bantuan asing.

Taliban mengatakan, ledakan tersebut terjadi di masjid Eid Gah ketika ada acara doa bersama untuk almarhumah ibu Juru Bicara Taliban Zabihullah Mujahid.

Mujahid adalah salah satu juru bicara Taliban yang kerap muncul ke publik belakangan ini.

Selama bertahun-tahun, sebelum Taliban kembali menguasai Afghanistan, dia beroperasi dalam bayang-bayang dan hanya berbicara kepada wartawan melalui telepon.

Tetapi sejak Taliban mengambil alih Afghanistan, dia kerap berbicara kepada media dan menggelar konferensi pers.

BBC melaporkan, ledakan tersebut adalah yang terbesar di Kabul sejak pasukan Barat mundur sepenuhnya pada Agustus.

Beberapa jam setelah ledakan, Taliban melancarkan serangan terhadap tempat persembunyian para milisi ISIS.

Tiga tersangka milisi ISIS dilaporkan tewas akibat operasi terbaru yang dilancarkan Taliban tersebut.

Sejauh ini belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas pengeboman di masjid Eid Gah, Kabul.

Namun, ISIS baru-baru ini mengeklaim bertanggung jawab atas sejumlah pengeboman yang terjadi di Jalalabad.

 ISIS merupakan kelompok ekstremis yang sangat menentang Taliban. Sebelum Taliban menguasai Kabul pada 15 Agustus lalu, kedua kelompok tersebut kerap bertempur.

Di sisi lain, Taliban terus ditekan oleh komunitas internasional agar tidak menjalin hubungan dengan ISIS dan Al-Qaeda.

Taliban pada gilirannya menyangkal semua tuduhan tersebut dan menyatakan tidak akan membiarkan ISIS maupun Al-Qaeda aktif di Afghanistan. ( Kompas.com/ Kompastv )

Baca juga: Siswa Menderita Lemas & Kebas Usai Divaksin Mengaku Takut Dilarang ke Sekolah Kalau tak Vaksin

Baca juga: Kisah Hwang Hee-chan Calon Top Skor Liga Inggris, Pernah Dikalahkan Evan Dimas di GBK

Baca juga: Shalat di Masjid Raya Mulai Normal

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved