Breaking News:

Vaksinasi

Masyarakat Aceh yang Divaksin Baru 1,020 Juta, Masih Tersisa 3 Juta Jiwa untuk Capai Herd Immunity

Taqwallah menjelaskan, vaksin covid 19, yang harganya mahal dan jumlahnya terbatas itu, bukan obat melainkan solusi untuk mewujudkan kekebalan kelompo

Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
For Serambinews.com
Sekretaris Daerah Aceh, dr Taqwallah MKes didampingi, Kadis Pendidikan Aceh, Alhudri, meninjau pelaksanaan vaksinasi usia sekolah siswa di SMP Negeri 2 Banda Aceh, Rabu (29/9/2021). 

Laporan Herianto I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH  - Sekda Aceh dr Taqwallah M Kes menyebutkan data yang masuk dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota ke Dinas Kesehatan Aceh, jumlah Penduduk Aceh yang sudah divaksin per 1 Oktober 2021 sebanyak 1.020.155 orang, atau baru sebesar 20 persen dari 5,2 juta jiwa jumlah penduduk Aceh.

“Untuk merubah pandemi covid 19 menjadi endemi, jumlah penduduk yang harus divaksin harus berkisar 75-80 persen atau sebanyak 4.160.000 jiwa. Ini artinya, masih ada 3 juta jiwa lagi, penduduk yang perlu divaksin,” kata Taqwallah Kepada Serambinews.com, Senin (4/10) dari lokasi kunjungan kerjanya di Langsa dan Aceh Timur.

Taqwallah menjelaskan, vaksin covid 19, yang harganya mahal dan jumlahnya terbatas itu, bukan obat melainkan solusi untuk mewujudkan kekebalan kelompok atau herd immunity di atas 75 persen.

Gejala yang ditimbulkan oleh suntik vaksin umumnya ringan dan bagi yang sudah divaksin, jika terkena virus corona, Insya Allah tidak parah.

Baca juga: Facebook, Instagram, dan Whatsapp Sempat Macet 6 Jam, Facebook Minta Maaf, Kondisi Mulai Normal

Pada tahun 1960-1970 an, ungkap Taqwallah, Indonesia pernah diserang penyakit cacar.

Waktu itu sekitar 200-an orang dicacar setiap hari. Setelah sukses pada tahun 1980-an, imunisasi cacar dihentikan.

Pada tahun 1995-1997, ada vaksinasi polio. Pada Bulan September anak usia 5-10 tahun, dilakukan vaksin polio.

Sejak 2006 kasus polio tidak lagi ditemukan, 27 Maret 2014 diterbitkan sertifikat bebas polio.

Selanjutnya, calon jamaah haji/umrah yang mau berangkat ke tanah suci Mekkah, wajib divaksin meningitis untuk mencegah penularan sakit peradangan pada selaput pelindung otak dan sumsum tulang belakang.

Baca juga: Atta Halilintar dan Aurel Akui Pernah Minta Izin Mau Nikah Siri Dulu, Anang Hermansyah: Gausah Deh

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved