Warga Khawatir dengan Kebocoran Jargas di Dekat Penjual BBM Eceran
Warga Dusun Keude Baro, Gampong Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, mengaku sangat khawatir dengan kebocoran
LHOKSEUMAWE - Warga Dusun Keude Baro, Gampong Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, mengaku sangat khawatir dengan kebocoran pipa jaringan gas (Jargas) rumah tangga yang lokasinya tak jauh dari warung penjual bahan bakar minyak (BBM) eceran.
Apalagi, sampai dengan Senin (4/10), kebocoran itu belum juga diperbaiki. “Bau gas sangat menyengat. Dan yang sangat mengkhawatirkan, lokasi kebocoran itu di sekita kedai penjual BBM eceran milik ibu Salamah,” kata Tuha Peut Meria Paloh, Muhammad MY, kemarin. Muhammad MY mengatakan, warga sudah beberapa kali membuat laporan kepada pihak PTPL, selaku mitra dari Pertagas Niaga yang pengelola jaringan gas rumah tangga.
Tapi sampai saat ini belum juga diperbaiki. “Kami minta kebocoran pipa jargas ini segera diperbaiki. Wàrga sudah sangat resah,” pungkasnya. Sebelumnya, Maryani (58) yang rumahnya tepat di depan lokasi kebocoran jaringan gas sekarang ini, pada Serambi, Minggu (3/10/2021), menjelaskan, pihaknya sudah delapan bulan ini terus mencium bau gas. “Terutama pada pagi hari. Kadang-kadang sampai membuat saya pusing,” katanya.
Selain sangat mengganggu dengan kondisi bau, lanjut Maryani, dalam beberapa bulan terakhir beberapa tanaman warga yang ada di sekitar lokasi juga sudah mati. “Sangat banyak lokasi kebocorannya. Bisa kita lihat secara jelas saat hujan, sangat banyak gelembung air di lokasi jaringan gas tersebut,” katanya.(bah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jargas-lhokseumawe-2435.jpg)