Breaking News:

Luar Negeri

Pria Amerika Serikat Ini Dihukum Mati, Terbukti Bunuh Tiga Orang saat Merampok Toko Tahun 1994

Hukuman mati dijatuhkan karena dia terbukti membunuh tiga orang, saat merampok sebuah toko serba ada tahun 1994 lalu. 

Editor: Faisal Zamzami
Associated Press
Ernest Johnson, seorang narapidana kasus pembunuhan di Missouri, Amerika Serikat, akhirnya dieksekusi mati pada Selasa (5/10/2021) dengan menggunakan suntik mati. 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON — Seorang pria Amerika Serikat (AS) dihukum mati pada Selasa (5/10/2021).

Hukuman mati dijatuhkan karena dia terbukti membunuh tiga orang, saat merampok sebuah toko serba ada tahun 1994 lalu. 

Ernest Johnson dihukum mati menggunakan suntikan pentobarbital di penjara negara bagian di Bonne Terre, Missouri.

Dia dinyatakan meninggal pada pukul 18:11 waktu setempat.

Peristiwa ini merupakan eksekusi mati pertama di Missouri sejak Mei 2020 dan yang ketujuh di AS tahun ini.

Negara bagian Missouri tetap mengeksekusi Johnson meskipun ada klaim oleh pengacaranya bahwa hal itu akan melanggar Amandemen ke-8 Konstitusi AS, yang melarang eksekusi orang-orang retardasi mental.

Johnson memiliki sejarah skor sangat rendah pada tes IQ sejak masa kanak-kanak.

Pengacaranya, Jeremy Weis mengatakan, Johnson juga lahir dengan sindrom alkohol pada janin dan kehilangan sekitar seperlima jaringan otaknya ketika melakukan operasi pengangkatan tumor jinak pada 2008.

Seorang perwakilan dari Paus Fransiskus, juga turut mendesak Gubernur Missouri Mike Parson untuk memberikan grasi.

Namun pada Senin (4/10/2021), Parson mengumumkan bahwa dia tidak akan campur tangan dalam kasus ini.

Baca juga: Lagi, Majelis Hakim PN Lhoksukon Hukum Mati Terdakwa Kasus Sabu 60 Kilogram

Baca juga: Tak Terima Anaknya Divonis 12 Tahun Penjara, Lenasari: Hukum Mati Saja Dia daripada Harus Menderita!

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved