Breaking News:

Baru 26 Gampong di Pidie yang Setor Pajak

Selama periode Januari hingga September 2021, baru sebanyak 26 gampong dari total 730 gampong di Kabupaten Pidie

Editor: bakri
Foto Kantor Pajak Aceh Besar
KPP Pratama Aceh Besar menyelenggarakan kegiatan edukasi perpajakan, di Oproom Sekretariat Daerah Kabupaten Pidie, Rabu (6/10/2021). 

* Tidak Patuh, Bisa Berlanjut ke Pemeriksaan

BANDA ACEH - Selama periode Januari hingga September 2021, baru sebanyak 26 gampong dari total 730 gampong di Kabupaten Pidie, yang sudah melakukan pembayaran pajak untuk tahun pajak 2021.

Data tersebut merupakan data Direktorat Jenderal Pajak yang diungkapkan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Aceh Besar, Nugroho Nurcahyono dalam paparan monitoring perpajakan dana desa, di Oproom Sekretariat Daerah Kabupaten Pidie, Rabu (6/10/2021).

Dalam paparan monitoring perpajakan dana desa itu ditampilkan daftar gampong yang belum atau tidak melakukan penyetoran pajak untuk tahun pajak 2021. Dalam paparannya, Nugroho mengingatkan kepada perangkat gampong agar segera menunaikan kewajiban perpajakan dana desa di tahun 2021.

“Untuk pertanggungjawaban penggunaan dana desa tahun 2021 harus diselesaikan kewajiban perpajakannya di tahun ini dan tidak boleh melewati tahun anggaran 2021,” sebutnya.

Ia juga menyampaikan berdasarkan monitoring dan data pemeriksaan pajak yang dilakukan secara sampling oleh KPP Pratama atas kewajiban pajak dana desa tahun pajak 2020 yang lalu terhadap beberapa gampong di Kabupaten Pidie, masih ditemukan indikasi ketidakpatuhan oleh aparatur desa untuk memungut dan menyetorkan pajak yang seharusnya terutang.

Pemeriksaan

Diingatkan bahwa konsekuensi dari tidak dilakukan pemenuhan pajak dengan benar, maka KPP Pratama akan melakukan pemeriksaan pajak atas penggunaan dana desa.

Pemeriksaan pajak memiliki konsekuensi dikenakannya sanksi administrasi perpajakan, baik berupa bunga maupun denda. “Konsekuensi lainnya adalah dapat dijatuhkannya sanksi pidana jika terdapat indikasi kerugian negara,” sebut Nugroho.

Masih dalam rangkaian kegiatan edukasi perpajakan, tim penyuluh dari KPP Pratama Aceh Besar melakukan bimbingan teknis pembuatan bukti potong elektronik dan SPT masa unifikasi bagi instansi pemerintahan desa. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu dan memudahkan perangkat desa memenuhi kewajiban perpajakan dengan baik.

Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Aceh Besar menyelenggarakan kegiatan edukasi perpajakan kepada 730 gampong yang berada di Kabupaten Pidie secara maraton, mulai Senin (4/10/2021) hingga Jumat (8/10/2021). Edukasi itu terkait monitoring atas pemenuhan kewajiban perpajakan penggunaan dana desa untuk tahun anggaran 2021.

Kegiatan edukasi perpajakan ini dibuka oleh Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Pidie, Suyuti MM dan didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, Mutiin MSi serta Kepala KPP Pratama Aceh Besar, Nugroho Nurcahyono.

Dan dalam sambutannya, Suyuti mengajak seluruh perangkat gampong untuk taat dan patuh dalam pemenuhan kewajiban perpajakan dana desa yang dikelola.(una)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved