Breaking News:

Fakhri Husaini: Perjuangan Belum Usai

Tim Aceh harus mengakui kemenangan tuan rumah Papua dalam pertandingan cabang sepak bola Pekan Olahraga Nasional (PON) XX

Editor: bakri
PB PON XX PAPUA/IAN IRMAN
Kiper Aceh, Chairil Zul Azhar, mengamankan bola dari penguasaan pemain Papua di depan gawangnya dalam laga pembuka babak enam besar grup D cabang sepak bola PON XX di Stadion Mandala, Jayapura, Rabu (6/10/2021) sore WIT. 

* Sepak Bola PON, Papua Pukul Aceh

JAYAPURA - Tim Aceh harus mengakui kemenangan tuan rumah Papua dalam pertandingan cabang sepak bola Pekan Olahraga Nasional (PON)  XX. Bertanding di Stadion Mandala Jayapura, Rabu (6/10/2021) sore WIT, Yasvani dkk menyerah 0-1. Dengan hasil laga pertama babak enam besar, pasukan Eduard Ivakdalam memimpin grup D dengan tiga poin. Sementara laskar Tanah Rencong harus berada di posisi juru kunci tanpa angka.

Jujur saja, dari tiga pertemuan melawan Provinsi Papua, kesebelasan Aceh tidak pernah mencatat kemenangan. Baik ketika bertemu pada final PON 1993 di Jakarta, dimana Aceh takluk dengan skor 3-6, maupun saat bertemu pada perhelatan PON 2008 di Kalimantan Timur.

Meski kalah, peluang Khairil Anwar dkk untuk maju ke semifinal belum tertutup. Perda Rahman, Khairunnas, Reza Pratama, dan Muharrir cs wajib memenangkan pertandingan terakhir melawan peraih medali perunggu Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) 2019, Sumatera Utara (Sumut).

Menyusul hasil itu, sang arsitek Aceh, Fakhri Husaini, kepada wartawan usai pertandingan, kemarin, mengaku bahwa perjuangan timnya di babak enam besar PON XX Papua belum berakhir. Sebab, menurut Fakhri, anak asuhnya masih memiliki satu laga sisa menghadapi Sumut pada Jumat (8/10/2021) siang besok.

“Perjuangan ini belum berakhir. Kami akan maksimal di partai terakhir dengan Sumut. Mudah-mudahan kami bisa manfaatkan dengan baik,” ungkap pelatih kelahiran Kota Lhokseumawe itu.

Fakhri memuji perjuangan dan penampilan Muhammad Fahrizal dkk yang mampu memberikan perlawanan sengit kepada tim tuan rumah. “Saya ucapkan terima kasih atas perjuangan kalian hari ini. Kita akui kalah. Tapi, gol ke gawang kita hasil dari tendangan spekulasi,” komentar mantan pelatih Timnas Indonesia U-19 dan U-16 ini.

Duel pembuka putaran enam besar antara Aceh versus tuan rumah Papua dipimpin wasit asal Sulawesi Utara, Sance Lawita. Tuan rumah pada laga tersebut mendapat dukungan penuh penonton, dan supporter setianya.

Guna meredam kecepatan dan agresivitas Jefron Sitawa dkk, Fakhri Husaini lebih memilih taktik bertahan. Bila biasanya formasi Aceh dengan 4-3-3, kali ini mengusung 4-5-1. Sehingga Perda Rahman dipasang menjadi target-man di depan. Taktik tersebut mampu mematikan laju dari punggawa tuan rumah. Khairil Anwar bahu membahu bersama Muharrir, Alvin, Reza Pratama, dan Fakhrizal harus bekerja keras guna menghentikan laju Yeter Amohoso cs.

Pada menit 32, wasit Sance Lawita secara kontroversial menjatuhkan hukuman penalti kepada Aceh. Wasit menilai Yasvani melakukan dorongan terhadap pemain Papua. Beruntung, tendangan penalti yang dilakukan bintang Papua, Ricky Ricardo Cawor, berhasil dimentahkan kiper Aceh, Chairil Zul Azhar. Selamatlah gawang Tanah Rencong dari tekanan pemain tuan rumah.

Akhirnya, gawang Aceh bobol juga melalui tendangan spekulasi Samuel Gideon Balinsa pada menit 54. Ternyata, gol semata wayang tersebut bertahan hingga pertandingan tuntas. Kendati di bawah tekanan tuan rumah, Alvin dkk tetap berusaha memberikan perlawanan melalui serangan balik cepat. Bahkan, untuk meningkatkan serangan maka dimasukan Akhirul Wahdan dan Ridha Umami. (ran)

Susunan pemain

ACEH - Chairil Zul Azhar, Muhammad Fayrushi, Muhammad Rizky Yusuf, Yasvani, Khairunnas, Reza Pratama/Muzakir, Khairil Anwar/Ridha Umami, Alvin, Muharrir/Reza Mursalin, Perda Rahman/Akhirul Wahdan, M Fakhrizal/Reza Rizki

PAPUA - Adzib Al-Hakim Arsyad, Calving Rering, Marthin Alesandro Dusay, Ari Wakum, I Nyoman Nikson Ansanay, Yeter Amohoso/Hermando Walulo, Alpons Migau, Samuel Gideon Balinsa, M Arody Uopdana/Rafiko B Nawipa, Ricky Ricardo/Salvador Ayomi, Jefron Sitawa.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved