Breaking News:

Salam

Pelonggaran Jangan Sampai Kebablasan

Dari 23 kabupaten/kota di Aceh, hanya Kabupaten Pidie yang masih termasuk dalam daerah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Editor: bakri
FOTO HUMAS PEMERINTAH ACEH
Gubernur Aceh, Ir H Nova Iriansyah MT, didampingi Kadispora Aceh, Dedy Yuswadi AP, mengikuti rapat koordinasi (rakor) evaluasi PPKM Level 4 Luar Jawa-Bali bersama Menko Bidang Perekonomian, di Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, kawasan 

Dari 23 kabupaten/kota di Aceh, hanya Kabupaten Pidie yang masih termasuk dalam daerah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. Artinya, di Kabupaten Pidie masih banyak aktivitas masyarakat yang harus dibatasi.

Pidie juga menjadi satu dari enam kabupaten/kota di luar Jawa-Bali yang masih menerapkan PPKM Level 4. Lima daerah lain adalah Kabupaten Bangka (Provinsi Bangka Belitung), Kota Padang (Provinsi Sumatera Barat), Kota Banjamasin (Provinsi Kalimantan Selatan), serta Kabupaten Bulungan dan Kota Tarakan (Provinsi Kalimantan Utara).

Secara umum, angka infeksi akibat virus Corona di Indonesia sudah sangat menurun, apalagi program vaksinasi terus berjalan secara lancar. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan, vaksinasi Covid-19 sempat mencapai lebih 2 juta suntikan dalam sehari. Yakni, pada 29 September 2021 menunjukkan ada 2.049.125 dosis vaksin yang disuntikkan.

Sampai tanggal tersebut jumlah penduduk Indonesia yang sudah disuntik dosis pertama sebanyak 89.822.987 orang dan 50.412.993 orang untuk vaksin kedua.

Lancarnya vaksinasi Covid-19 itu atas kerjasama banyak pihak, terutama TNI/Polri, pemerintah daerah, BUMN dan pihak swasta yang turut membantu. Selain itu, Kemenkes juga mengintruksikan seluruh pos pelayanan vaksinasi, Unit Pelaksana Teknis di bawah Kemenkes, seperti Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), RS vertikal, Poltekkes untuk melakukan vaksinasi kepada semua target sasaran tanpa memandang domisili atau tempat tinggal pada KTP.

Menurunnya kasus Covid di tanah air diiringi dengan pelonggaran banyak aktivitas masyarakat yang selama ini dibatasi. Pusat perbelanjaan, restoran, bioskop, serta tempat-tempat hiburan yang selama ini diharuskan tutup sudah boleh dibuka kembali dengan tetap harus mematuhi beberapa ketentuan.

Selain itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga sudah menghapus ketentuan pembatasan kapasitas penumpang penerbangan internasional yang masuk melalui Bandar Udara Soekarno Hatta, Tangerang. Sebelumnya, Kemenhub memberlakukan pembatasan atau maksimal 90 orang untuk per penerbangan.

Pembatasan penumpang internasional pada saat itu menjadi salah satu upaya yang perlu dilakukan, mengingat keterbatasan tes PCR yang dapat dilakukan di bandara. Kini, dengan adanya peningkatan kapasitas PCR, pembatasan penumpang dinilai sudah tidak diperlukan. Namun semua stakeholders diminta untuk berkomitmen melaksanakan semua ketentuan secara disiplin dan melakukan pengawasan yang optimal.

Menurut pemerintah, saat ini regulator dan penyelenggara bandara sudah siap dengan peningkatan kapasitas pemeriksaan tes PCR yang hasilnya dapat diperoleh paling lama satu jam. Dengan demikian potensi antrean dapat dikurangi dan para penumpang mendapat pelayanan nyaman selama melakukan tes di Bandar Udara Soekarno Hatta.

Di sektor pendidikan, seperti Aceh,  juga sudah mulai dilonggarkan sejak dua pekan lalu. Sekolah yang sebelumnya diharuskan belajar daring, sudah diterapkan tatap muka 50 persen. Jadi belum sepenuhnya tatap muka. Selama hampir dua pekan pelaksanaan penerapan pembelajaran tatap muka secara terbatas itu, Insya Allah kita melihat berjalan lancar. Dan, semoga ke depannya juga terus aman sehingga anak-anak dapat belajar secara nyaman dan tanpa diiringi perasaan was-was para guru dan wali murid.

Namun demikian, pelonggaran aktivitas masyarakat memang harus dilakukan secara sangat hati-hati dan bertahap sesuai dengan perkembangan situasi dan kondisi kasus-kasus Covid. Sebab, tanpa kehati-hatian yang tinggi, kita khawatir bisa kebablasan. Oleh sebab itu, bersama dengan adanya kebijakan pelonggaran itu, masyarakat juga harus tetap menjaga diri, keluarga, dan lingkungan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Khususnya, saat beraktivitas di luar rumah.

Dan, pemerintah juga masih terus menggencarkan vaksinasi untuk menciptakan kekebalan kelompok atau masyarakat terhadap virus Corona. Karena itu, bagi yang belum vaksin hendaknya segera  menerima vaksin, kecuali bagi mereka yang secara medis belum dibolehkan. Nah?!

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved