Jumat, 1 Mei 2026

Internasional

Warga Afghanistan Melarikan Diri Melalui Gerbang Rahasia CIA

Warga Afghanistan yang ingin melarikan dari Kabul, beberapa di antaranya melalui gerbang rahasia CIA. Hal itu terjadi pada 48 jam terakhir evakuasi

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/Karim SAHIB
Anggota Taliban berdiri di pos pemeriksaan dekat gerbang bandara Kabul, Afghanistan, Minggu (12/9/2021) 

SERAMBINEWS.COM, KABUL - Warga Afghanistan yang ingin melarikan dari Kabul, beberapa di antaranya melalui gerbang rahasia CIA.

Hal itu terjadi pada 48 jam terakhir evakuasi Amerika Serikat dari Afghanistan pada 31 Agustus 2021.

Tindakan itu diambil, karena banyak warga Afghanistan tidak dapat melewati pos pemeriksaan Taliban yang memblokir akses ke bandara Kabul.

Tetapi, CIA membuka pintu dari belakang sekitar dua jam atau beberapa kilometer dari gerbang bandara utama.

The Wall Street Journal merupakan yang pertama melaporkan tentang gerbang, yang disebut sebagai Gerbang Kemuliaan atau Gerbang Liberty.

Baca juga: Taliban Minta Dunia Lanjutkan Penerbangan ke Negaranya, Bandara Kabul Siap Beroperasi Penuh

Pintu masuk sangat rahasia, sehingga Taliban tidak menyadari keberadaannya.

Pada awalnya, digunakan untuk menyelundupkan kasus-kasus prioritas CIA, seperti aset intelijen atau agen lokal.

Tetapi perannya berubah, seiring dengan berjalannya waktu, lansir The Week, Kamis (7/10/2021).

Sam Aronson, pejabat politik Departemen Luar Negeri AS bertugas di Gerbang Glory pada akhir Agustus.

Saat itu, beberapa bus yang membawa warga Afghanistan yang bekerja untuk Kedutaan Besar AS tiba tanpa insiden.

Dia sempat bertanya, apakah mereka juga bisa mengantarkan keluarga di jalan yang masuk daftar tunggu evakuasi.

Dia mengatakan dapat melanjutkan selama tidak mendobrak gerbang dan mereka menyelesaikan tugas dengan sukses.(*)

Baca juga: Qatar Tidak Bersedia Bertanggungjawab Atas Bandara Kabul Tanpa Persetujuan Taliban

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved