Breaking News:

Berita Banda Aceh

BPKP Aceh akan Dampingi PDAM Tirta Mountala, Dalam Meningkatkan Pelayanan Air Bersih

Katanya, sesuai arahan pusat, BPKP Aceh terus mendampingi PDAM supaya bisnis yang bertata kelola yang baik. Meski sebagai perusahaan daerah, PDAM...

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nurul Hayati
Foto Bagian Prokopim Setdakab Aceh Besar
Sekdakab Aceh Besar, Drs Sulaimi MSi bersama Dirut PDAM Tirta Mountala Aceh Besar Ir Sulaiman MSi dan Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Aceh Indra Khaira Jaya SE MM Ak, CA, QIA saat membuka Bimbingan Teknis Penilaian Risiko PDAM Tirta Mountala Aceh Besar di Aula Hotel The Pade, Kecamatan Darul Imarah, Rabu (6/10/2021). 

Katanya, sesuai arahan pusat, BPKP Aceh terus mendampingi PDAM supaya bisnis yang bertata kelola yang baik. Meski sebagai perusahaan daerah, PDAM menjadi harapan nasional dalam pengentasan kebutuhan air bersih.

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Aceh memberikan pendampingan kepada PDAM Tirta Mountala Aceh Besar dalam meningkat pelayanan dan penguatan bisnis.

BPKP berharap, PDAM bisa menjadi pelaku bisnis yang penting dan mengutamakan pelayanan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Aceh Indra Khaira Jaya SE MM Ak, CA, QIA dalam pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Resiko, Rabu (6/10/2021) di The Pade Hotel, Aceh Besar.

Selama empat hari, 6-9 Oktober 2021, pihak BPKP memberikan materi untuk peningkatan kapasitas SDM perusahaan daerah tersebut.

Indra Khaira Jaya menyampaikan, selain soal bisnis, PDAM merupakan perusahaan yang melayani kebutuhan dasar masyarakat.

Sehingga pihaknya berharap, mereka dapat memetakan hambatan, sehingga bisa membawa perusahaan ke arah yang lebih baik.

Baca juga: PDAM Tirta Mountala Gandeng BPKP Aceh Gelar Bimtek Penilaian Resiko untuk Karyawan

"Makanya kita mau mereka bisa memetakan hambatan-hambatan untuk memberikan yang lebih baik lagi, misalnya peningkatan pelayanan hingga kemandirian perusahaan atau ekspansi bisnis", ujar Indra.

Ia menjelaskan, kemampuan dalam memetakan resiko harus dipelajari, misalnya soal produksi, maka harus diantisipasi resikonya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved