Breaking News:

Menang Aceh Belum Lolos

Janji arsitek Aceh, Fakhri Husaini, untuk mengamankan poin penuh di pertandingan kedua cabang sepakbola PON terpenuhi

Editor: bakri
For Serambinews.com
Fakhri Husaini. 

* Menunggu Duel Papua Vs Sumut

* Pelatih: Wasit Paksakan Keputusan

JAYAPURA - Janji arsitek Aceh, Fakhri Husaini, untuk mengamankan poin penuh di pertandingan kedua cabang sepakbola PON terpenuhi. Bertanding di Stadion Mandala, Jayapura, Papua, Jumat (8/10/2021), Akhirul Wahdan dkk membungkam perlawanan Sumatera Utara, 2-1.

Hanya saja, meski menang membuat anak-anak Aceh harus menunggu hasil pertandingan antara tuan rumah Papua versus Sumatera Utara, pada Minggu (10/10/2021) besok. Demikian laporan Wartawan Serambi Indonesia, Imran Thaib, dari Jayapura, Papua.

Bila duel antara Papua dengan Sumut berakhir imbang, maka tuan rumah dan Aceh dipastikan lolos ke semifinal. Jika Papua kalah 0-1, maka Aceh juga lolos ke babak empat besar karena unggul produktivitas gol 2-2. Sementara Papua dan Sumut terpaksa diundi karena sama-sama agregat 1-1.

Bila Sumut menang 2-1, maka ketiga tim di Grup D putaran enam besar sama-sama memikili poin tiga dengan agregat 2-2. Maka ketiga tim terpaksa diundi. Namun, bila Sumatera Utara berhasil menang dengan skor 3-2, otomatis Aceh harus angkat koper karena kalah produktivitas gol. Dengan demikian, kubu Aceh harap-harap cemas menanti laga penentuan kedua kesebelasan.

Skenario lolos langsung Aceh akibat buruknya kepempinan wasit asal Yogyakarta, Farih Hitaba. Di menit akhir pertandingan, dia memberikan hadiah penalty kepada Sumut. Gol Rian Ramadan di masa injury-time langsung membuka kembali peluang emas.

Wasit Fariq Hitaba menilai kapten Aceh, Rizky Yusuf melakukan pelanggaran dalam kotak penalti. Ternyata, Rizky berhasil membuang bola secara bersih tanpa mengenai kaki pemain Sumut. Eksekusi tendangan 12 pas gagal diselamatkan kiper Aceh, Chairil Zul Azhar.

Bukan hanya itu, keputusan paling kontroversial juga dilakukan Fariq Hitaba pada menit 69. Ketika itu, Ridha Umami yang sudah memiliki peluang mencetak gol dilanggar secara keras oleh kiper Sumut.

Terjangan keras yang mengakibatkan Umami cedera hanya dijatuhi hukuman kartu kuning. Fariq Hitaba juga memimpin duel antara Sulawesi Utara dengan Aceh di penyisihan grup. Kepemimpinan sang pengadil tak memperlihatkan kualitas sebagai wasit FIFA.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved