Breaking News:

Internasional

Iran Memperkaya Uranium 20 Persen, Langgar Ketentuan PBB 3,67 Persen

Pemerintah Iran telah memproduksi lebih dari 120 kilogram uranium atau 20 persen. Ketua Program Nuklir Iran, Mohammad Eslami mengatakan di bawah

Editor: M Nur Pakar
AFP
Pabrik senjata nuklir Iran 

SERAMBINEWS.COM, TEHERAN - Pemerintah Iran telah memproduksi lebih dari 120 kilogram uranium atau 20 persen.

Ketua Program Nuklir Iran, Mohammad Eslami mengatakan di bawah kesepakatan nuklir 2015 akan memberi Iran 20 persen uranium untuk reaktor risetnya.

"Tapi itu tidak disampaikan," katanya.

“Jika kami tidak memproduksinya sendiri, ini akan menjadi salah satu masalah kami," katanya.

Dilansir AP, Minggu (10/10/2021), berdasarkan ketentuan kesepakatan nuklir, Iran dilarang memperkaya uranium di atas 3,67 persen dengan pengecualian untuk reaktor risetnya.

Uranium yang diperkaya di atas 90 persen dapat digunakan dalam senjata nuklir.

Baca juga: Arab Saudi Minta Dunia Bertanggungjawab Atas Pelanggaran Program Nuklir Iran

Pada September 2021, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengatakan uranium Iran yang diperkaya hingga kemurnian fisil 20 persen.

Diperkirakan mencapai 84,3 kilogram, naik dari 62,8 kilogram tiga bulan sebelumnya.

Para ilmuwan memperkirakan setidaknya 170 kilogram uranium yang diperkaya 20 persen diperlukan untuk membuat bom.

Kesepakatan nuklir yang dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Gabungan, atau JCPOA, menjanjikan insentif ekonomi Iran.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved