Breaking News:

Berita Aceh Besar

Sofyan Djalil Diharap Sahkan Lahan di Blangbintang Jadi Milik Rakyat, Ini Kata Menteri Asal Aceh Itu

Di areal seluas  2.200 hektare yang merupakan areal hutan tanaman industri (HTI)  itu, ditanami antara lain durian,  alpukat dan lain-lain . Lokasinya

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Menteri Sofyan A Djalil saat berdialog dengan maayarakat di Blangbintang, Aceh Besar, Minggu (10/10/2021) 

Di areal seluas  2.200 hektare yang merupakan areal hutan tanaman industri (HTI)  itu, ditanami antara lain durian,  alpukat dan lain-lain . Lokasinya di kawasan Blangbintang, Aceh Besar.

Laporan Fikar W Eda | Aceh Besar 

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A Djalil mengunjungi lokasi perkebunan yang sedang digarap sebuah perusahaan milik pengusaha Aceh H Rusli Bintang, Minggu (10/10/2021).

Di areal seluas  2.200 hektare yang merupakan areal hutan tanaman industri (HTI)  itu, ditanami antara lain durian,  alpukat dan lain-lain . Lokasinya di kawasan Blangbintang, Aceh Besar.

Staf Khusus dan Jubir Kementerian ATR/BPN, T Taufiqulhadi, menyampaikan dalam pertemuan itu juga hadir sejumlah tokoh masyarakat setempat. 

Para tokoh tersebut menjelaskan maksud penggarapan lahan HTI itu untuk kemakmuran rakyat yang sedang menghadapi pandemi Covid-19.

Karena itu, para tokoh masyarakat ini mengharapkan Menteri Sofyan A Djalil sebagai orang Aceh dan pelaku perundingan damai itu untuk mengabsahkan tanah garapan ini menjadi milik masyarakat. 

Baca juga: Sofyan A Djalil Sebut Masyarakat Sudah Dapat Berkah MoU Helsinki, Aceh Aman, Ekonomi Jalan

Baca juga: Menteri Sofyan A Djalil, Pisang Cavendis Bener Meriah Kualitas Lebih Baik dari Lampung dan Jembrana

Baca juga: Menteri Sofyan A Djalil dan Gubernur Nova Bahas Penguatan Kawasan Ekonomi Danau Laut Tawar

Menjawab harapan tersebut, Menteri Sofyan Pak Sofyan, kemudian  menjelaskan tugas masing-masing kementerian. Ia mengistilah dengan kamar.

Dalam pemerintahan, katanya, ada kamar-kamar. Antara satu kamar dan lainnya beda tugas dan wewenangnya.

Nah untuk urusan lahan HTI itu tidak masuk kamar ATR/BPN, tapi itu masuk kamar menteri Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). 

"Kami di Jakarta ada istilah, sesama bis kota dilarang saling mendahului," katanya disambut tawa meriah kelompok masyarakat yang hadir.

Soal pelepasan tanah HTI itu, kata Menteri Sofyan A Djalil, harus diajukan kepada Menteri KLHK, Siti Nurbaya. 

Ia berpendapat, jika Menteri KLHK Siti Nurbaya berkeinginan melepaskan juga ,pasti dengan program tertentu yaitu  melalui program TORA (tanah objek reforma agraria).

"Jika melalui program ini, maka penerima tanah juga akan diseleksi sesuai ketentuan. Anggota masyarakat mana yang boleh menerima tanah itu," kata Sofyan A Djalil. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved