Breaking News:

Investor KEK Arun Diberi Keringanan

Pemerintah Pusat mengeluarkan kebijakan pemberian fasilitas pengurangan pajak penghasilan badan

Editor: hasyim
Eks kilang Arun NGL Co, salah satu landskap Kawasan Ekonomi Khusus Arun Lhokseumawe 

* Berupa Pengurangan Pajak Badan Selama 20 Tahun

BANDA ACEH - Pemerintah Pusat mengeluarkan kebijakan pemberian fasilitas pengurangan pajak penghasilan badan (tax holiday) sebesar 100 persen selama 20 tahun kepada perusahaan yang berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseuawe.

“Salah satu perusahaan yang sudah menerima kebijakan dari Menteri Keuangan melalui Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, adalah PT PIM,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh, Marthunis, Minggu (10/10/2021).

Dijelaskan, pemberian fasilitas pengurangan pajak penghasilan badan kepada PT PIM sebesar 100 persen untuk jangka waktu 20 tahun itu dituangkan dalam Surat Keputusan Menteri Investasi Nomor 4/TH/KEK/PMDN/2021 tentang pemberian fasilitas Pajak  Penghasilan Badan kepada PT PIM di KEK Arun Lhokseumawe, pada tanggal 23 September 2021 lalu.

Pemberian fasilitas itu, katanya, berdasarkan rencana PT PIM yang akan berinvestasi senilai Rp 1,49 triliun untuk membangun pabrik pupuk NPK dan lainnya. Pemberlakuannya terhitung sejak tahun pajak saat mulai berproduksi komersil.

Kecuali itu, dalam surat Keputusan Menteri Investasi tersebut pemerintah juga memberikan pengurangan pajak penghasilan badan sebesar 50 persen dari pajak penghasilan terutang sejak berakhirnya pemberian pengurangan pajak penghasilan badan.

Informasi itu sudah disampaikan pada acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang diikuti 35 pelaku usaha di KEK Arun Lhokseumawe yang dilaksanakan UPTD Administrator KEK Arun di Lhokseumawe, secara virtual, pekan kemarin.

Dikatakan, realisasi investasi di KEK Arun sejak tahun 2018-Juni 2021, nilainya sudah mencapai Rp 3,3 triliun, dengan jumlah penyerapan tenaga kerja sebanyak 1.365 orang. Karenanya Marthunis mengajak para pelaku usaha di dalam dan luar Aceh bahkan luar negeri agar berinvestasi di KEK Arun.

“Berbagai fasilitas, baik fiskal maupun nonfiskal diberikan, serta kemudahan perizinan. Termasuk pengurangan PPh bagi usaha yang melakukan kegiatan utama di KEK Arun,” tuturnya.

Selain itu, tambahnya, pelaku usaha juga tidak dipungut PPN dan PPnBM atas impor barang kena pajak berwujud tertentu di KEK Arun. Selanjutnya diberikan pembebasan bea masuk untuk barang konsumsi dan tidak dipungut pajak dalam rangka impor.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved