Breaking News:

Nasib Proyek Kereta Cepat, Malaysia Pilih Batalkan, di Indonesia Biaya Membengkak dan Terlilit Utang

Masalah besar tengah menerpa proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung. Tak pelak, proyek ini menjadi sasaran kritikan publik Tanah Air

Editor: Muhammad Hadi
(ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA)
Pekerja melintas di dalam Tunnel Walini saat pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (14/5/2019). Pembangunan Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung (KCJB) mencapai babak baru setelah Tunnel Walini di Jawa Barat berhasil ditembus yang pengerjaannya dilaksanakan selama 15 bulan, dengan panjang 608 meter menjadi tunnel pertama dari 13 tunnel KCJB lainnya yang berhasil ditembus. 

Nasib Proyek Kereta Cepat, Malaysia Batalkan Meski Rugi, Indonesia Lanjut Meski Membengkak dan Terlilit Utang

SERAMBINEWS.COM - Ambisi untuk memiliki kereta cepat menuai berbagai masalah.

Malaysia memilih membatalkan proyek kereta cepat kerja sama dengan Singapura.

Sedangkan nasib proyek kereta cepat di Indonesia juga tak sesuai rencana awal.

Masalah besar tengah menerpa proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung. Tak pelak, proyek ini menjadi sasaran kritikan publik Tanah Air. 

Adapun masalah yang menerpa mega proyek kerja sama antara Indonesia dan China tersebut, antara lain BUMN yang dilibatkan dalam proyek tersebut tengah mengalami masalah keuangan dan terlilit utang.

Kondisi keuangan perusahaan negara semakin tak menentu di tengah pandemi Covid-19.  

Baca juga: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dihentikan, Ini Penyebabnya dan Permintaan Menteri BUMN

 Belum lagi, nilai proyek pun juga membengkak dari perencanaan awalnya sebesar Rp 86,5 triliun melonjak menjadi Rp 114,24 triliun, atau naik sebesar Rp 27,74 triliun.  

Masalah lainnya, proyek tersebut terancam mangkrak, sehingga Pemerintah Indonesia akhirnya membuka peluang pendanaan APBN melalui skema penyertaan modal negara (PMN) ke PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI.  

Perbandingan dengan Malaysia 

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved