Breaking News:

Siswi MA Insan Qur’ani Juara 2 Fahmil Quran Tingkat Nasional

Siswi Madrasah Aliyah (MA) Insan Qur’ani Aceh Besar berhasil meraih juara dua

Editor: hasyim
FOTO IST
Tiga siswi MA Insan Qur'ani Aceh Besar, Syarifah Khaira Amalia, Riska Khairianur, Arina Nabilatunnisa, berhasil merebut juara II lomba Fahmil Quran tingkat nasional yang digelar secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting, Minggu (9/10/2021). 

JANTHO - Siswi Madrasah Aliyah (MA) Insan Qur’ani Aceh Besar berhasil meraih juara  dua lomba Fahmil Quran tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Malang secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting, Minggu (9/10/2021). Cabang Fahmil Quran dalam musabaqah ini diikuti oleh 50 tim dari berbagai sekolah dan madrasah di seluruh Indonesia.

Ketiga siswi MA Insan Quriani yang berhasil mengukir prestasi  pada perlombaan tingkat nasional tersebut yakni, Rizka Khairianur, Arina Nabilatunnisa, dan Syarifah Khaira Amalia. Di final mereka mengumpulkan nilai 1.055 atau hanya berselisih 125 poin dari juara pertama, MAN 1 Tuling Agung (Jawa Barat) dan juara tiga, MA Madrasatul Quran, Jombang (Jawa Timur.)

Sebelumnya, para finalis sudah melewati babak penyisihan dan semifinal. Regu MA Insan Qur’ani berhasil meraih nilai tertinggi dari peserta semifinal lain lainnya.

Pimpinan Dayah Insan Qur’ani, Ustaz Muzakkir Zulkifli SAg, menyatakan rasa bangga dan rsyukurnya atas prestasi yang ditoreh santri IQ di tingkat nasional ini. Ia menyampaikan apresiasi dan berharap para santri tetap semangat, tawadhuk, dan terus berlatih dengan baik agar prestasi seperti ini dapat terus dipertahankan dan menjadi motivasi bagi santri lain.

“Selamat kepada anak-anak kami atas torehan prestasi di tingkat Nasional, kalian telah mengharumkan nama Aceh. Teruslah berlatih dan raih lebih banyak prestasi lagi di masa depan," ujar Muzakkir.

“Ini prestasi yang luar biasa, terima kasih telah berjuang, terimakasih juga untuk kepada ustaz dan ustazah yang telah membina santri kita dengan sepenuh hati. Terus pertahankan," lanjutnya.

Ia juga mengatakan, keikutsertaan santri dalam berbagai musabaqah merupakan sarana untuk belajar. Ilmu yang diperoleh dalam proses itu harus dipertahankan dan terus dirawat. "Sekali lagi alfu mabruk untuk anak-anak kami santri Dayah Insan Qur'ani," tutup  Muzakkir.(sa)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved