PON Papua 2021

Kandar Hasan, Atlet Tarung Derajat Aceh Peraih Medali di Segala Kompetisi Siap Pertahankan Juara

Kandar Hasan menyatakan siap memperjuangkan medali emas dalam laga final Tarung Derajat PON XX Papua 2021.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Amirullah
Humas PPM/Rachmat Julaini
Atlet Tarung Derajat Kelas 70,1-75 Kg asal Aceh, Kandar Hasan. 

SERAMBINEWS.COM – Atlet Tarung Derajat Aceh, Kandar Hasan siap mepertahankan gelar juara Pekan Olahraga Nasional (PON).

Kandar Hasan menyatakan siap memperjuangkan medali emas dalam laga final Tarung Derajat PON XX Papua 2021.

Ia akan bertarung di partai puncak pada Selasa (12/10/2021) di GOR GSG Emeneme Yaumare Kabupaten Mimika, Papua.

Kandar Hasan menjadi satu–satunya petarung Aceh yang berhasil mencapai babak final Cabang Tarung Derajat PON XX Papaua 2021

Sedangkan tiga atlet Tarung Derajat Aceh lainnya bertumbangan di babak semifinal.

Baca juga: Catat Waktu Terbaik, Pelari Aceh Lolos ke Final 400 Meter Putra

Baca juga: Catat Waktu Terbaik, Pelari Aceh Fuad Ramadhan Lolos ke Final 400 Meter Putra, Besok Bertarung Lagi

Di pertandingan final Selasa siang ini, Kandar Hasan sudah ditunggu oleh petarung tuan rumah Papua.

Bertemu dengan petarung Papua, bukan pekerjaan mudah bagi Kandar Hasan untuk mempertahankan medali emas PON.

Memiliki pengalaman lebih di berbagai kompetisi Tarung Derajat yang berbuah hasil emas membuat Hasan yakin medali emas terakhir di PON XX Papua akan direbutnya sebelum memutuskan pensiun.

Kandar Hasan, Senin (11/10/2021) usai pertandingannya melawan Dedi Iswari dari NTB menjelaskan, ia telah lama ikut dalam laga Tarung Derajat.

Sejak tahun 2011 ia sudah menggeluti olahraga tarung derajat. 

Baca juga: Menang Susah Payah dari Petarung NTB, Kandar Hasan Lolos ke Final, Bersua Atlet Tuan Rumah Papua

Kandar Hasan yang merupakan anak kelima dari sebelas bersaudara ini termasuk salah satu atlet yang paling berpengalaman di segala kompetisi. 

Kompetisi yang pernah ia ikuti adalah PON XVIII Riau 2012, Kejuaraan Nasional Piala Presiden 2013 di Bandung, Kejuaraan Asia Tenggara 2014 di Bali dan Pra PON 2015 di Bandung.

Selain itu, ia juga pernah mengikuti Kejuaraan Asia Tenggara di Kuala Lumpur 2016, PON XIX di Jawa Barat 2016, Pra PON 2019 di Bandung dan kali ini PON XX Papua 2021.

“Semua dapat medali emas kecuali yang Kejuaraan Asia Tenggara di Kuala Lumpur,” kata pria kelahiran 8 Maret 1988 itu.

Kegagalan meraih medali emas di Kuala Lumpur karena ia mengalami cidera lutut.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved