Breaking News:

Feature

Usai Touring 73 Hari dan Tempuh 10.000 Km, Pasutri dari Aceh Tiba di Nol Kilometer Merauke

"Saat berangkat dari Banda Aceh kami mulai di angka 29.480 km. Saat tiba di Merauke di speedometer tertera angka 39.618 km," sebut putra Krueng Mane.

Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Nurul Hayati
Foto kiriman: Kamaruzzaman Bustamam-Ahmad
Dosen UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Dr Kamaruzzaman Bustamam-Ahmad bersama istrinya, Fitri Zulfidar, akhirnya tiba di Tugu Kilometer Merauke-Sabang di Merauke, Papua, pada Hari Minggu (10/10/2021) pukul 14.00 WIT setelah menempuh perjalanan 73 hari naik sepeda motor dari Banda Aceh. Merekalah pasutri pertama dari Aceh yang tiba di sana dengan mengendarai sepeda motor. Ini mereka lakukan dalam misi Touring Indonesia Harmoni. 

Ia merasa perlu memperkenalkan di tempat-tempat yang disinggahinya apa itu FKPT.

KBA beruntung karena punya istri yang punya hobi traveling ikut dalam misi tersebut. Berdua saja mereka 73 hari lalu meninggalkan rumahnya di Banda Aceh menuju Merauke.

Perjalanan superpanjang itu seluruhnya ditempuh berboncengan naik sepeda motor (sepmor) merek Kawasaki Versys X 250 CC.

Total perjalanan yang dilalui pasangan ini lebih dari 10.000 km.

"Saat berangkat dari Banda Aceh kami mulai di angka 29.480 km. Saat tiba di Merauke di speedometer tertera angka 39.618 km," sebut putra Krueng Mane, Aceh Utara ini.

Baca juga: Kisah Haru Mantan Menag, Lukman Hakim, Touring Selama 8 Hari dari Jakarta ke Titik Nol KM di Sabang

Belum pernah ada pasutri dari Aceh yang tiba di Merauke dengan mengendarai sepeda motor, kecuali KBA dan belahan jiwanya, Fitri.

Selama perjalanan, sepmor yang mereka kendarai harus empat kali diservis.

Tapi hebatnya, ban sepmor tersebut bertahan hingga ke Merauke, tanpa perlu diganti dengan yang baru.

Perjalanan superjauh ini tidak selamanya mulus dan nyaman.

Kendala, meski kecil, tetap saja ada.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved