Breaking News:

Video

VIDEO Janda di Langsa Bisnis Prostitusi Online, Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Anak di Bawah Umur

Kedua pelaku, ER (46) berstatus janda dan DP (23), selaku mucikari yang menyediakan fasilitas rumah dan mempromosikan jarimah zina secara online.

Penulis: Zubir | Editor: Hari Mahardhika

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Penyidik Satreskrim Polres Langsa menetapkan dua tersangka kasus prostitusi online yang terjadi di Gampong Sidorejo, Kecamatan Langsa Lama.  

Kedua pelaku, ER (46) berstatus janda dan DP (23) warga Gampong Sidorejo, Kecamatan Langsa Lama, selaku mucikari yang menyediakan fasilitas rumah dan mempromosikan jarimah zina (prostitusi online).  

Hal itu disampaikan Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro melalui Kasat Reskrim, Iptu Krisna Nanda Aufa, saat menggelar konferensi pers di halaman Mapolres setempat, Selasa (12/10/2021).  

Kasat Reskrim menjelaskan, saat dilakukan penggerebek pada Minggu (3/10/2021) malam lalu, ada empat wanita yang ikut diamankan di rumah janda ER untuk dimintai keterangan sebagai saksi.  

Keempat saksi itu diduga sebagai wanita panggilan yang belum sempat melakukan perbuatan zina, namun ke depan kemungkinan para wanita tersebut juga akan ditetapkan sebagai tersangka.  

Dalam penggeberekan itu turut disita barang bukti berupa uang Rp 400.000, 4 unit handphone berbagai merk, dan 1 unit sepeda motor Janis vario nopol BL 5305 FQ warna hitam.  

Kepada polisi, para tersangka mengaku sudah menjalankan bisnis haram itu selama 3 tahun.  

Selama ini tersangka ER dibantu DP menggait wanita usia dewasa untuk diajak bekerjasama berbisnis prostitusi online ini.  

Namun apakah tersangka juga menggait wanita masih anak di bawah umur, tersangka ER maupun DP mengakui belum ada melakukan, tapi pihak kepolisian akan terus mendalaminya.  

Untuk setiap transaksi, tersangka ER dan DP menggunakan komunikasi chat whatsApp dengan setiap lelaki hidung belang.  

Dalam chat itulah, tersangka menawarkan wanita dari tarif Rp 400 ribu hingga Rp 700 ribu sekaligus menampakkan foto sang wanita.  

Tersangka janda ER sebagai penyedia tempat mendapat fee Rp 100 ribu, sedangkan tersangka DP yang bertugas sebagai penghubung sekaligus penjemput lelaki dan wanita mendapat jatah Rp 150 ribu.  

Sementara untuk wanita pemuas nafsu lelaki hidung belang itu mendapat bagian Rp 150 ribu.  

Narator: Ilham
Video Editor: Hari Mahardhika

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved