Breaking News:

Berita Banda Aceh

Pemerintah Diminta Selamatkan Situs Sultan Jamalul Alam di Dekat Masjid Raya

Situs sejarah yang kondisinya butuh perhatian itu, merupakan Makam Sultan Sayed Jamalul Alam Badrul Munir Jamalluail, yang berada di Kampung Baru...

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Brigade Anak Serdadu (BAS) Aceh, Drs Isa Alima saat berkunjung ke salah satu situs sejarah. 

Situs sejarah yang kondisinya butuh perhatian itu, merupakan Makam Sultan Sayed Jamalul Alam Badrul Munir Jamalluail, yang berada di Kampung Baru, Banda Aceh.

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Para pegiat sejarah meminta Pemerintah Aceh, supaya menyelamatkan situs makam salah satu sultan Aceh.

Situs sejarah yang kondisinya butuh perhatian itu, merupakan Makam Sultan Sayed Jamalul Alam Badrul Munir Jamalluail, yang berada di Kampung Baru, Banda Aceh.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Brigade Anak Serdadu (BAS) Aceh, Drs Isa Alima menilai bahwa makam tersebut selama ini kurang mendapat perhatian dan terkesan terabaikan.

"Kondisi Makam Sultan Jamalul sangat memprihatinkan dan kami berharap Pemerintah dapat menyelamatkan situs sejarah ini," katanya, Senin (11/10/2021).

Isa Alima menyebutkan, Komplek Makam Sultan Jamalul Alam itu letaknya tidak jauh dari Masjid Raya Baiturrahman tepat berada di belakang komplek pertokoan dan tembok sebuah bangunan.

Baca juga: VIDEO Pemugaran Situs Sejarah Islam di Pidie, Makam Tgk Di Simpang Anak Pengarang Kitab Lapan

Katanya, harus ada akses yang bagus untuk menuju ke makam tersebut.

"Dalam komplek tersebut sebenarnya terdapat empat makam, namun dua makam lainnya yakni Makam Sultan Badrul Alam dan makam ayahandanya Sayed Syarif Ibrahim sudah disemen di bawah lantai, dalam salah satu warung", ungkapnya.

Dia meminta adanya regulasi dan meminta Pemerintah untuk menyelamatkan dan melindungi cagar budaya.

“Situs sejarah makan ini juga untuk mengembangkan pembelajaran sejarah kepada rakyat Indonesia,” ujar Isa Alima Yang juga Mantan Anggota Dewan Pidie.

Ia berharap, pemerintah supaya lebih peduli terhadap situs-situs sejarah yang ada di Aceh, apalagi peninggalan kesultanan Aceh.

Sehingga kedepan situs sejarah itu dapat menjadi bukti dan pelajaran bagi generasi Aceh selanjutnya. (*)

Baca juga: Pusat Diminta Anggarkan Dana Pemugaran Situs Sejarah

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved