Breaking News:

Berita Pidie Jaya

Pemkab Pidie Jaya Bina Pengembangan UMKM Lewat Tiga Sektor

pembinaan dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) pada tiga sektor komoditi, yaitu Perkebunan, Pertanian dan Perikanan

Penulis: Idris Ismail | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Bupati Pidie Jaya H Aiyub Bin Abbas (kanan) bersama Kadis Disperidagkop, Rizal Fikar ST MT (kiri) serta Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI, Didi Sumedi (tengah) memperhatikan produk dari pelaku usaha UMKM, Selasa (13/10/2021) 

Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya 

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) terus melakukan pembinaan dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) pada tiga sektor komoditi, yaitu Perkebunan, Pertanian dan Perikanan.

Kepala Disperindagkop Pijay, Rizal Fikar ST MM kepada Serambinews.com, Selasa (13/10/2021) mengatakan,  pembinaan UMKM bagi para pelaku usaha komoditi pada fokus tiga sektor perkebunan, pertanian dan perikanan sebagai bagian dari upaya untuk membangun perekonomian kerakyatan.

"Salah satu upaya yang dilakukan  adalah melakukan kegiatan Klinik konsultasi Desain Produk Unggulan Daerah (DPUD) berupa produk aslinya Pijay," sebutnya

Menurut Rizal, berbagai produk usaha masyarakat Pijay saat ini mesti mampu mampu bersaing secara nasional maupun internasional.

Baca juga: Aparat TNI/Polri dan Masyarakat Meurah Dua Pijay Berjibaku Padamkan Kebakaran Lahan

Kemudian terus ditingkatkan dalam mendukung peningkatan ekspor non migas dan aktivitas perekonomian dan perdagangan.

Pada pada dasarnya juga pemerintah ingin UMKM terus berkembang baik, terutama dengan adanya solusi terhadap permasalahan yang ada dengan dilaksanakannya kegiatan klinik konsultasi desain produk unggulan.

Hal ini seiring dengan upaya mendorong serta mengembangkan produk unggulan.

Sepertihalnya, peningkatan mutu produk kerajinan dan produk pangan, baik dalam desain produk dan kemasan, maupun penggunaan bahan dan mutu sesuai permintaan pasar.

Malahan dalam hal ini pihak Dinas telah membekali 6 pelaku usaha UMKM agar lebih matang dalam menguasai produk. 

Baca juga: Tukang Bangunan Dua Kali Setubuhi Anak di Bawah Umur di Pidie, Ternyata Ini Motifnya

"Ini langkah cepat dan tepat dengan kerjasama dengan pihak Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Kementerian Perdagangan RI dengan Didi Sumedi selaku Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional," jelasnya.

Sementara itu, Didi Sumedi, selaku Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Didi Sumedi kepada Serambinews.com, Selasa (13/10/2021) mengatakan, pengembangan usaha sangat penting bagi siapapun dalam mengembangkan produk kemasan dalam merebut pasar atau konsumen.

Baca juga: Konferensi PWI Pidie Ditunda, Dua Nama Ditunjuk Sebagai Plt

" Idealisme boleh saja, tapi pelaku usaha harus mau berubah untuk menyesuaikan dengan selera konsumen, sebab pasar harus menjadi perhatian utama agar laku dengan mengedepankan penyesuaian kebutuhan,"ujarnya.

Ditambahkan, guna mengenal target market, pelaku usaha perlu untuk mengenal dan riset tentang product, pricing, promotion, place atau P4.

Maka para pelaku usaha mesti memahami secara detail produk yang tepat dipasarkan baik dalam maupun luar negeri. (*)

Baca juga: Menko Airlangga Dorong UMKM Perempuan Maju Bersama Menjadi Tangguh dan Naik Kelas

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved