Breaking News:

Berita Aceh Timur

YKMI Bekali Panglima Laot di Aceh Timur Tentang Cara Penanganan Pengungsi Asal Luar Negeri

Peserta yang ikut dalam sosialisasi ini adalah para Panglima Laot dalam wilayah Kabupaten Aceh Timur dan instansi terkait seperti BPBD dan SAR.

Penulis: Seni Hendri | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
Panglima Laot dari wilayah Aceh Timur dan petugas dari dinas terkait, mengikuti sosialisasi aturan tentang penanganan pengungsi dari luar negeri yang terdampar di Aceh Timur di Hotel Khalifah Idi Rayeuk, Aceh Timur, Rabu (13/10/2021). 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Yayasan Kemanusiaan Madani Indonesia (YKMI) Aceh selaku mitra United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) melaksanakan sosialisasi sejumlah aturan tentang penanganan pengungsi dari luar negeri yang terdampar di Aceh.

Peserta yang ikut dalam sosialisasi ini adalah para Panglima Laot dalam wilayah Kabupaten Aceh Timur dan instansi terkait seperti BPBD, SAR, Dinas Perikanan, serta Dinas Kesehatan.

Adapun, pemateri dalam acara ini yakni dua akademisi dari Unimal yaitu Husni, SH, MH, dan Dr Malahayati SH, LLM.

Kemudian Drs Hamdani Yacob dari Panglima Laot Aceh Utara, Adelian dari Imigrasi, dan Nurul Fitri Lubis dari UNHCR.

Project Coordinator YKMI Aceh, Faisal Rahman, didampingi Project Officer YKMI Aceh, Boihaqi, kepada Serambinews.com mengatakan, latarbelakang dilaksanakannya sosialisasi tentang penanganan pengungsi ini, karena dua tahun terakhir sering terjadi pengungsi dari luar negeri yang terdampar di Aceh, khususnya wilayah pantai timur Aceh.

Adapun tujuan dari sosialisasi ini, agar masyarakat nelayan dan para Panglima Laot dalam melakukan pertolongan terhadap pengungsi dari luar negeri yang terdampar di Aceh supaya ditangani secara tepat, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Baca juga: Panglima Laot Aceh Barat: Besar Dugaan Kapal Pengangkut Batu Bara Tabrak Nelayan

Baca juga: Panglima Laot Minta Perusahaan Serius Tangani Limbah Batubara di Perairan Aceh Barat

Baca juga: Jaringan KuALA Minta Bupati dan Panglima Laot Aceh Bantu Selesaikan Konflik Nelayan di Simeulue

Adapun sejumlah aturan yang disosialisasikan yaitu tentang aturan hukum adat Laot yang berlaku di Aceh.

Kemudian tentang Perpres Nomor 125 Tahun 2016 tentang penanganan pengungsi luar negeri.

Faisal mengatakan, sosialisasi yang sama juga sebelumnya telah dilaksanakan di Aceh Tamiang, dan Kota Langsa.

Setelah di Aceh Timur, sosialisasi selanjutnya akan dilaksanakan di Aceh Utara, Lhokseumawe, dan Bireuen.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved