Breaking News:

Berita Aceh Barat

Bikin Merinding! Tersangka Bekap & Dua kali Gorok Leher Nek Dahniar Gara-gara Takut Dihakimi Massa

Bagaimana tidak, tersangka lebih dulu membekap mulut korban dan kemudian menggorok leher Nek Dahniar dengan pisau cutter yang ada dalam kios korban.

Penulis: Sa'dul Bahri | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
Zulkifli, tersangka pembunuhan Nek Dahniar memperagakan aksinya saat membekap dan menggorok leher korban, Kamis (14/10/2021), yang berlangsung dalam rekonstruksi dalam kios korban di Komplek Perumahan Budha Tzuci, Desa Peunaga Baro, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat. 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Tersangka kasus pembunuhan Nek Dahniar (65), yang dilakukan oleh tersangka Zulkifli (35), warga Desa Alue Ambang, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya, mengaku terpaksa membunuhnya karena takut dihakimi massa jika aksinya sempat diketahui oleh warga sekitar karena korban hendak berteriak.

Dalam rekonstruksi atau reka ulang yang berlangsung pada Kamis (14/10/2021), di rumah korban di Kompleks Perumahan Budha Tzuci kawasan Desa Peunaga Baro, Kecamatan Meureubo, tersangka memperagakan apa yang telah dilakukannya dalam kasus pembunuhan tersebut.

Ternyata aksi sadis tersangka kepada korban cukup bikin siapa pun yang membayangkannya akan merinding.

Bagaimana tidak, tersangka lebih dulu membekap mulut korban dan kemudian dua kali menggorok leher Nek Dahniar dengan pisau cutter yang ada dalam kios korban.

Rekonstruksi kasus pembunuhan itu ikut disaksikan oleh ratusan warga yang memadati badan jalan dan kawasan perumahan lokasi kejadian tersebut.

Isak tangis dan teriakan anak korban ikut terdengar di tengah rekonstruksi tersebut.

Baca juga: Pembunuh Nek Dahniar di Aceh Barat Terungkap, Ini Motif Pelaku Habisi Korban, Terkait Pinjam Uang

Sebagian warga lainnya ikut menyorak pelaku karena kesal atas perbuatan sadisnya itu.

Rekonstruksi tersebut dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Aceh Barat, AKP Parmohonan Harahap dengan diikuti oleh jaksa, dan pengacara, serta disaksikan oleh warga yang memadati lokasi rekonstruksi tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan kita, tersangka tidak merencanakan pembunuhan tersebut, namun terpaksa karena panik saat membekap mulut korban,” jelas Kapolres Aceh Barat, AKBP Andrianto Argamuda, melalui Kasat Reskrim, AKP Parmohonan Harahap kepada Serambinews.com, Kamis (14/10/2021), saat dikonfirmasi di sela-sela usai pelaksanaan rekonstruksi tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved