Breaking News:

Berita Langsa

Kunker ke Kota Langsa, Kajati Aceh Tekankan Pemko Jangan Takut Eksekusi Program Kerja

Kemudian pada penutup acara kunker dan silaturrahmi itu, Kajati Aceh dan Wali Kota Langsa juga saling melakukan tukar cinderamata. 

Penulis: Zubir | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
Wali Kota Langsa, Usman Abdullah, SE menyerahkan cinderamata kepda Kajati Aceh, Dr Muhammad Yusuf, SH, MH di Pendopo Wali Kota, Kamis (14/10/2021). 

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, Dr Muhammad Yusuf, SH, MH, Kamis (14/10/2021) malam, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kota Langsa.

Kedatangan Kajati dan rombongan disambut langsung Wali Kota Langsa, Usman Abdullah, SE, dan jajaran Forkopimda serta sejumlah kepala SKPK, di Pendopo Wali Kota Langsa.

Di Pendopo Wali Kota, seperti biasanya sesuai adat ‘Peumulia Jamee’ (penyambutan tamu) di Aceh, Dr Muhammad Yusuf bersama istri Ny H Siti Jamilah dilakukan peusijuek (tepung tawar).

Kemudian pada penutup acara kunker dan silaturrahmi itu, Kajati Aceh dan Wali Kota Langsa juga saling melakukan tukar cinderamata. 

Sementara pada Jumat (15/10/2021) besok, Kajati Aceh akan melakukan pengarahan kepada jajarannya di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Langsa.

Hadir dalam acara di Pendopo Wali Kota, antara lain Kajari Langsa, Viva Hari Rustaman, SH, MH, Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, SH, SIK, MH, Dandim 0104/Atim, Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar, dan Sekdako Langsa, Ir Said Mahdum.

Baca juga: Kajati Aceh minta Dukungan Media Kawal Kasus Korupsi di Bener Meriah

Kajati Aceh, Dr Muhammad Yusuf dalam arahannya menyampaikan, bahwa seperti telah diungkapkan Wali Kota Langsa untuk para pimpinan OPD, dan KPA, serta PPTK, agar tidak perlu ragu apalagi takut dalam menjalankan fungsinya.

Apabila semua pekerjaan dilakukan dengan berpedoman pada fungsi manajemen, maka dipastikan itu akan berjalan lancar tanpa ada menimbulkan masalah hukum apapun.

"Silakan berpedoman kepada fungsi managemen yang baik, insya Allah dan dipastikan semuanya akan berjalan lancar dengan semestinya," tukas Kajati.

Wali Kota, Usman Abdullah, SE atau Toke Seuem berharap, kehadiran Kajati juga dapat memberikan bimbingan dan arahan kepada pihaknya selaku eksekutif dalam menjalankan tugas sehari-hari agar tidak bermasalah secara hukum.

"Kami menyadari bahwa pengetahuan hukum kami sangat terbatas. Oleh karena itu mohon diberi tahu atau diingatkan jika ada kebijakan kami yang berpotensi melanggar hukum," ujarnya. 

Wali Kota menambahkan, pihaknya yakin dengan paradigma baru penegakan hukum di Indonesia yang lebih menekankan pada upaya pencegahan/preventif.

Baca juga: Kajati Aceh Komit Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Jalan Muara Situlen Gelombang di Agara

Hal itu, sebutnya, akan membuat pemerintah lebih percaya diri dalam menjalankan roda pemerintahan, karena dari awal ada pihak yang selalu mengingatkan. 

"Meskipun eksistensi TP4D sudah tidak ada lagi, tetapi kami yakin institusi kejaksaan tetap berkenan memberikan konsultasi atau fasilitasi pemahaman hukum bagi aparat pemerintah," tutupnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved