Breaking News:

Berita Aceh Tenggara

Stok Urea Subsidi Menipis di Aceh Tenggara, Kadistan: Kuota 1.300 Ton Akan Habis November 2021

Stok urea yang ada 1.300 ton, sebut Riskin, diperkirakan pada November 2021 nanti, akan habis.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Saifullah
FOR SERAMBINEWS.COM
Kepala Dinas Pertanian Aceh Tenggara, Riskan SP. 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara 

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Sejak sepekan ini, stok pupuk urea bersubsidi di Kabupaten Aceh Tenggara (Agara), mulai menipis.

Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Aceh Tenggara, Riskan, SP kepada Serambinews.com, Kamis (14/10/2021), membenarkan, bahwa stok pupuk urea bersubsidi di Aceh Tenggara menipis alias mulai berkurang di pasaran.

Stok urea yang ada 1.300 ton, sebut Riskin, diperkirakan pada November 2021 nanti, akan habis.

Namun begitu, bebernya, saat ini pihak distributor belum menebus jatah urea bersubsidi sebanyak 1.300 ton tersebut.

“Sebelumnya, pada Oktober kita usulkan penambahan pupuk urea sebanyak 30.000 ton,” ungkap Kadistan Agara.

“Namun, yang direalisasikan penambahan hanya 800 ton saja dan semuanya sudah didistribusikan ke kios- kios pengecer,” urai dia.

Baca juga: Realisasi Tanam Padi Gadu Capai 116.813 Ha, Daya Serap Pupuk Urea dan NPK Subsidi Cukup Tinggi

“Rencananya, pada Desember 2021, akan kita usulkan lagi penambahan 1.000 ton,” paparnya.

Ia melanjutkan, karena saat ini masyarakat sedang menunggu turun hujan dan apabila hujan turun, maka masyarakat akan banyak yang memupuk jagung dan padi di sawah.

“Tentunya ini akan membutuhkan stok pupuk yang banyak, makanya kita usulkan adanya penambahan 1.000 ton,” terangnya.

Menurut Kadis Pertanian Agara itu, usulan pupuk urea sesuai dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompoktani (RDKK) di Kabupaten Aceh Tenggara.

Total kebutuhan pupuk urea bersubsidi sesuai dengan RDKK, ungkapnya, mencapai 11.000 ton.

“Dari jumlah itu, yang terealisasi hanya 6.000 ton atau 55 persen,” sebutnya.

Baca juga: Pupuk Urea Bersubsidi di Abdya Kosong Sejak Dua Bulan Terakhir, Penyebabnya Ternyata Gara-gara Ini 

“Padahal luas lahan jagung di Aceh Tenggara mencapai 38.000 hektare dan tanaman padi di sawah 15.000 hektare.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved