Breaking News:

Banda Aceh Target Vaksin 5.300 Lansia,  Capaian di Aceh Besar Masih Rendah

Pemko Banda Aceh terus mengejar angka vaksinasi, termasuk untuk kalangan warga lanjut usia (lansia)

Editor: bakri
For Serambinews.com
Kadiskes Kota Banda Aceh, Lukman SKM MKes. 

BANDA ACEH - Pemko Banda Aceh terus mengejar angka vaksinasi, termasuk untuk kalangan warga lanjut usia (lansia). Oleh karena itu, Banda Aceh menggelar gebyar vaksinasi yang berlangsung selama tiga hari 13-15 Oktober 2021, di sejumlah puskesmas.

Sebelumnya gebyar vaksinasi tahap kedua ini, angka vaksinasi untuk lansia di Banda Aceh sudah 24 persen. Dengan adanya gebyar vaksinasi ini, Pemko menargetkan bisa memberikan vaksinasi untuk 40 persen lansia. Artinya, dari 13 ribu lansia, setelah gebyar itu, sebanyak 5.300 lansia sudah Divaksin.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Lukman SKM MKes melalui Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P), drg Supriady mengatakan, saat ini Banda Aceh berada di PPKM level 3, dan untuk turun ke level 2 salah satu indikator penilaiannya adalah jumlah cakupan lansia minimal 40 persen.

“Dari 13.493 orang lansia di Kota Banda Aceh, kita targetkan 40 persennya dapat melakukan vaksinasi di acara gebyar vaksinasi lansia yang digelar serentak oleh 11 puskesmas selama 3 hari kedepan”, ujarnya.

Supriady mengungkapkan, banyak lansia yang enggan melakukan vaksinasi Covid-19 karena memiliki riwayat penyakit tertentu. “Sebelum divaksin semua peserta akan dilakukan skrining awal oleh dokter, kita tahu banyak lansia yang menderita komorbid. Untuk lansia yang tidak menderita komorbid dan dinyatakan layak divaksin oleh tenaga medis untuk dapat segera melakukan vaksinasi,” ungkapnya.

Pemerintah Kota Banda Aceh melalui puskesmas sejauh ini telah melakukan penyuluhan keliling dan menginformasikan kepada masyarakat akan pentingnya vaksinasi lansia.

“Sosialisasi vaksinasi melalui media cetak dan elektronik juga kita lakukan. Dan untuk 3 hari kedepan, kepada lansia yang melakukan vaksinasi akan mendapatkan reward berupa sembako yang diberikan langsung setelah peserta melakukan vaksinasi,” ujar drg Supriady.

Masih rendah

Sementara itu, capaian vaksinasi di Aceh Besar rendah dan mencapai 20 persen. "Kita gencarkan vaksinasi massal untuk menuju level 2 dari lebel 3 penyebaran virus corona di Aceh Besar," ujar Kepala Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid-19 Aceh Besar, M Ali SSos MSi, Jumat (15/10/2021).

Menurutnya, Jumat (15/10/2021), giat vaksinasi yang tersebar di Aceh Besar yakni Puskesmas Darul Imarah di SMAN 1 Darul Imarah (disediakan paket dari Kejaksaan Negeri  (Kejari) Aceh Besar, Puskesmas Kota Jantho di Desa Cucum. Puskesmas Ie Alang di MPP Lambaro. Klinik Dokkes Polres di Simpang Aneuk Galong. Puskesmas Indrapuri. RSUD Aceh Besar. Puskesmas Blangbintang.

Puskesmas Lhoong, Puskesmas  Baitussalam. Puskesmas Suka Makmur di Dayah Insan Qurainy Aneuk Batee.

Puskesmas Kuta Baro,  Puskesmas Lampisang di Desa Rima Jeuneu. Puskesmas Peukan Bada di Desa Lam Rukam. Puskesmas Kuta Cot Glie di Pasar Keumiree. Puskesmas Pulo Aceh di Kantor Adepsi Pulo Punge Ujong. Puskesmas Simpang Tiga di desa Lambatee. Puskesmas Mesjid Raya di Puskesmas Mesjid Raya. Puskesmas Ingin Jaya, dan Puskesmas Montasik.

Menurut dia, untuk mensukseskan program vaksinasi massal ini, kita harapkan tumbuh rasa kesadaran masyarakat untuk ikut disuntik vaksin dan mensukseskan vaksinasi massal di Aceh Besar. Sehingga Aceh Besar yang saat ini berada di level 3 bisa meraih level 2 (zona kuning) penyebaran virus corona di Aceh Besar. Kepada Satgas Covid-19 Gampong di Aceh Besar, M Ali SSos MSi juga mengharapkan agar gencarkan sosialisasi dan edukasi tentang Protkes Covid-19 serta memetakan daerah-daerah yang terpapar virus corona sehingga bisa dengan mudah diputus rantai wabah corona tingkat desa.(mun/as)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved