Breaking News:

Ekonomi

Investasi Pembiayaan Industri Triwulan III Tumbuh 30,89 Persen

Perekonomian Aceh bakal membaik kembali, dari keterpurukannya akibat pandemi covd 19 yang melanda dunia dan Indonesia, sejak Maret 2020 sampai Septemb

Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/FOR SERAMBINEWS.COM
Pimpinan Perwakilan BI Aceh, Achris Sarwani sedang menimbang hasil panen demplot padi menggunakan pupuk organik, untuk penghitungan ubinan produktivitas panen padi di Gampong Ie Lalang, Kecamatan Kuta Cot Glei, Aceh Besar, Jumat (10/1/2021). 

Laporan Herianto I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Aceh, Achris Sarwani mengungkapkan, dari 18 pembiayaan investasi yang dipantau BI di Aceh pada triwulan III (Juli-September) 2021, ada 12 sektor usaha investasi pembiayaan, sudah mulai tumbuh positif.

“Salah satunya adalah industri pengolahan tumbuh sebesar 30,89 persen, dengan realisasi investasi pembiayaan sampai bulan September 2021 senilai Rp 503 miliar, dari tahun lalu periode yang sama, realisasinya baru senilai Rp 384 miliar,” ungkapnya kepada Serambinews.com, Minggu (17/10) ketika dimintai penjelasannya terkait, sektor investasi pembiayaan bidang apa saja yang sudah mulai tumbuh pada triwulan III tahun 2021 ini.

Achris Sarwani mengatakan, pihaknya mulai optimis, ketika melihat data pembiayaan investasi triwulan III yang dipantau BI, mulai mengalami pertumbuhan positif.

Perekonomian Aceh bakal membaik kembali, dari keterpurukannya akibat pandemi covd 19 yang melanda dunia dan Indonesia, sejak Maret 2020 sampai September 2021 ini.

Baca juga: Penembak Jitu Tembak Mati Mantan Anggota Parlemen Suriah, Israel Peringatkan Milisi Iran

Kenaikan pembiayaan investasi dalam bidang industri pengolahan, ungkap Achris Sarwani, satu tanda dan indikasi bahwa di bidang industri pengolahan yang ada di Aceh mulai bangkit kembali.

Pada triwulan I (Januari-Maret), pertumbuhan investasi industry pengolahan masih minus, 2,67 persen, pada triwulan II (April-Juni) sudah tumbuh kembali sebesar 10,37 persen.

"Alhamdulillah, pada triwulan III tumbuh kembali menjadi sebesar 30,86 persen. Yang kami maksud industri pengolahan itu adalah suatu kegiatan ekonomi yang melakukan kegiatan mengubah suatu barang dasar secara mekanis, kimia, atau dengan tangan/setengah jadi dan atau barang yang kurang nilainya, menjadi barang yang lebih nilainya dan sifatnya lebih dekat dengan pemakai akhir," ujarnya.

Selain industri pengolahan, lanjut Achris Sarwani, masih ada beberapa sektor pembiayaan investasi bidang lainnya yang pertumbuhannya lebih tinggi, yaitu sektor usaha listrik, gas dan air tumbuh sebesar 37,94 persen, dengan realisasi investasi senilai Rp 637 miliar, dari realisasi tahun sebelumnya untuk periode yang sama hanya senilai Rp 462 miliar.

Untuk sektor usaha listrik, gas dan air bisa tumbuh sebesar 37,94 persen, kata Achris Sarwani, karena ada pengoperasian sejumlah mesin pembangkit listrik dan gas, yang menghasilkan, mengontrol dan menyalurkan tenaga listrik atau gas di daerah ini, pada triwulan III.

Baca juga: Aplikasi Pinjaman Online Ilegal Masih Dijumpai di Play Store, Begini Tanggapan Google

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved