Breaking News:

Internasional

ISIS Klaim Pengeboman Masjid Syiah di Kandahar, Afghanistan

Kelompok Negara Islam (ISIS) mengaku bertanggung jawab atas bom bunuh diri mematikan di masjid Syiah di Afghanistan selatan.

Editor: M Nur Pakar
AFP/Rizwan TABASSUM
Muslim Syiah menggelar demonstrasi di Karachi, Pakistan, Minggu (17/10/2021) untuk memprotes serangan bom bunuh diri di sebuah masjid Syiah di Kandahar, Afghanistan. 

SERAMBINEWS.COM, KABUL - Kelompok Negara Islam (ISIS) mengaku bertanggung jawab atas bom bunuh diri mematikan di masjid Syiah di Afghanistan selatan.

Serangan itu menewaskan 47 orang dan melukai puluhan lainnya.

Kerabat meletakkan mayat para korban untuk beristirahat pada Sabtu (16/10/2021) dan meminta Taliban melindungi mereka.

ISIS mengatakan di media sosial, dua anggota kelompok itu menembak dan membunuh penjaga keamanan yang berjaga di pintu masuk Masjid Fatimiya di provinsi Kandahar.

Satu meledakkan bahan peledaknya di pintu masuk masjid dan yang lainnya di dalam.

Baca juga: Pria Afghanistan Tuduh Pemerintah AS Paksa Tinggalkan Anak dan Istrinya di Afghanistan

Kantor berita ISIS Amaq menyebutkan nama-nama penyerang sebagai Anas al-Khurasani dan Abu Ali al-Baluchi, keduanya warga Afghanistan.

Sedangkan keluarga para menggali kuburan dan membawa jenazah ke tempat peristirahatan terakhir mereka, seperti dilansir AP.

Secara total, 63 kuburan digali, tetapi kepala departemen kebudayaan dan informasi provinsi Taliban menyatakan jumlah korban tewas resmi sebanyak 47 orang.

“Ada begitu banyak yang kehilangan bagian tubuh, di antara mereka yang dirawat di rumah sakit," kata sesepuh masyarakat, Hajji Farhad.

"Saya tidak tahu berapa banyak lagi jumlah korban tewas,” tambahnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved