Breaking News:

Berita Aceh Tamiang

BMA Kelola Dana Zakat Rp 4,6 M untuk Pendampingan Mualaf

BMA mengalokasikan anggaran dana zakat Rp 4,6 miliar untuk membina dan mendampingi mualaf yang ada di seluruh kabupaten/kota di Aceh

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Kabag Pengumpulan BMA, Abdussalam, menyerahkan secara simbolis bahan materi kepada muallaf saat membuka kegiatan pendampingan syariah bagi muallaf di aula Kantor Baitul Mal Aceh Tamiang 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Baitul Mal Aceh (BMA) mengalokasikan anggaran dana zakat Rp 4,6 miliar untuk membina dan mendampingi mualaf yang ada di seluruh kabupaten/kota di Aceh.

Kucuran dana zakat tersebut untuk mendukung berbagai program.

Di antaranya santunan bagi mualaf baru, pembinaan dan pendampingan syariah seperti yang saat ini dilakukan oleh Dewan Dakwah Aceh.

"Selain itu untuk pemberdayaan ekonomi dalam bentuk modal atau alat kerja bagi para mualaf,” kata Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh yang diwakili Kabag Pengumpulan, Abdussalam usai menggelar kegiatan pendampingan syariah bagi mualaf di Aceh Tamiang, Senin (18/10/2021).

Baca juga: BERITA POPULER- Partai Aceh Belum Tentu Dukung Prabowo, Sosok Fakhri Husaini, Prostitusi di Langsa

Acara ini sendiri berlangsung selama dua hari di aula Kantor Baitul Mal Aceh Tamiang, 16-17 Oktober 2021.

Abdussalam menambahkan program untuk mualaf itu dilaksanakan langsung oleh Baitul Mal Aceh bersama Baitul Mal kabupaten/kota.

Atau melalui kerja sama dengan pihak ketiga yang berkompeten dan konsern dengan isu-isu mualaf yang ada di wilayah Provinsi Aceh.

Dijelaskannya pula salah satu fungsi dan tujuan utama pengelolaan zakat oleh Baitul Mal Aceh untuk mengoptimalkan dana zakat dapat memberikan ketenangan lahir dan batin bagi para mualaf selama masa transisi.

Baca juga: Harga Emas Hari Ini Naik, Cek Rincian Lengkap Harga Emas Per Gram, Senin (18/10/2021)

“Sehingga nantinya para mualaf ini menjadi penganut ajaran Islam yang taat dan tidak terpengaruh lagi untuk kembali kepada keyakinan yang lama,” kata Abdussalam.

Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Dahlan menjelaskan kegiatan ini diikuti 25 mualaf.

Program pendampingan syariah meliputi mengajari para mualaf membaca Alquran, aqidah dan ibadah praktis, khususnya tata cara wudhu dan shalat menurut tuntunan sunnah. (*)

Baca juga: Jumlah Subscriber YouTube Turun Akibat Tegur Kakek Suhud, Begini Kata Baim Wong

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved