Breaking News:

Berita Aceh Barat

Kedapatan Coret Usulan Kegiatan, Keuchik Ditegaskan Dukung Kemajuan PAUD di Aceh Barat

Menurutnya, penegasan tersebut lantaran masih ditemukan usulan kegiatan Bunda PAUD dicoret oleh keuchik.

Penulis: Sa'dul Bahri | Editor: Nurul Hayati
Foto dok Kominsa Aceh Barat.
Bunda PAUD Aceh Barat, Evi Juwinda mengukuhkan Bunda PAUD se-Kecamatan Woyla Timur, Senin (18/10/2021) yang berlangsung di Aula Camat Woyla Timur. 

Menurutnya, penegasan tersebut lantaran masih ditemukan usulan kegiatan Bunda PAUD dicoret oleh keuchik.

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Bunda PAUD Kabupaten Aceh Barat meminta semua keuchik di Aceh Barat yang ada Pendidikan Usia Dini, diminta untuk mendukung penuh kemajuan dan peningkatan kualitas.

Dukungan tersebut termasuk dengan mengalokasikan dana desa, untuk sekolah PAUD dan untuk PKK di desa masing-masing.

“Setiap desa harus anggarkan dana untuk PAUD dan PKK.  ini sangat penting, bila ada kepala desa yang tidak anggarkan dana untuk kebutuhan PAUD dan PKK, kita meminta bupati untuk mengevaluasi kepala desa tersebut,” tegas Bunda PAUD Aceh Barat, Evi Juwinda pada acara pelantikan dan pengukuhan Bunda PAUD se-Kecamatan Woyla Timur, yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat setempat, Senin (18/10/2021).

Menurutnya, penegasan tersebut lantaran masih ditemukan usulan kegiatan Bunda PAUD dicoret oleh keuchik.

Sehingga usulan tersebut, nantinya dimaksudkan ada keselarasan dalam pembangunan peningkatan kemajuan pendidikan PAUD di desa masing-masing.

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang harus diberi rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak.

Baca juga: 100 Anak PAUD Ikuti Lomba di SKB Bireuen, Ini Aneka Cabang yang Digelar

Disamping itu, dirinya meminta peran aktif kepala desa untuk lebih memperhatikan PAUD agar anak-anak usia dini benar-benar mendapatkan pendidikan sesuai dengan kebutuhannya.

Keseriusan itu disampaikan di hadapan Bupati Aceh Barat H Ramli MS, agar bisa menganggarkan Dana Desa untuk kegiatan PAUD dan PKK.

“Untuk itu, hendaknya kita mempunyai kepedulian yang besar terhadap pendidikan PAUD agar anak anak kelak nanti memiliki kesiapan mental untuk memasuki pendidikan lebih lanjut,” harapnya.

Menurut Evi, kegiatan tersebut merujuk kepada peraturan presiden RI nomor 60 tahun 2013, tentang pengembangan anak usia dini holistic integeratif yang meliputi pendidikan, kesehatan gizi, pengasuhan dan perlindungan serta kesejahteraan.

Terkait hal tersebut ia berharap kepada Bunda PAUD yang usai dikukuhkan ini dapat memberikan motivasi kepada masyarakat untuk lebih peduli pada pendidikan usia dini serta dapat bekerja maksimal dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya.

Pengembangan program PAUD Holistik Integratif  ini merupakan suatu terobosan dan inovasi yang bagus dalam rangka memenuhi kebutuhan anak yang esensial dan beragam.

Ia meminta agar Pemerintah Kabupaten Aceh Barat selalu mendukung setiap terobosan yang ada, untuk melakukan peningkatan kualitas dan pengembangan anak usia dini di daerah tersebut.(*)

Baca juga: Bertemu Dirjen PAUD, Wali Kota Banda Aceh Minta Peningkatan Fasilitas Pendidikan ke Menteri Nadiem

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved