Breaking News:

Internasional

Rusia Menjadi Tuan Tumah Pembicaraan Taliban, Serukan Pemerintahan Inklusif

Rusia menjadi tuan rumah pembicaraan Taliban di Moskow, Rabu (20/10/2021). Pembicaraan melibatkan perwakilan senior Taliban dan negara-negara tetangg

Editor: M Nur Pakar
AP/Alexander Zemlanichenko/Pool
Anggota delegasi politik dari Taliban Afghanistan menghadiri pembicaraan yang melibatkan perwakilan Afghanistan di Moskow, Rusia, Rabu (20/10/2021). 

SERAMBINEWS.COM, MOSKOW - Rusia menjadi tuan rumah pembicaraan Taliban di Moskow, Rabu (20/10/2021).

Pembicaraan melibatkan perwakilan senior Taliban dan negara-negara tetangga, putaran diplomasi yang menggarisbawahi pengaruh Moskow.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov membuka pembicaraan dan menekankan perlunya membentuk pemerintahan yang benar-benar inklusif sepenuhnya.

Dia menjelaskan hal itu mencerminkan kepentingan tidak hanya semua kelompok etnis.

Tetapi semua kekuatan politik negara untuk mencapai perdamaian yang stabil di Afghanistan.

Dilansir AP, Rusia telah bekerja selama bertahun-tahun untuk menjalin kontak dengan Taliban.

Meskipun telah menetapkan kelompok itu sebagai organisasi teror pada 2003 dan belum mencabutnya.

Baca juga: Vladimir Putin Sebut Tidak Boleh Buru-buru Akui Kekuasaan Taliban di Afghanistan

Setiap kontak dengan kelompok-kelompok itu dapat dihukum berdasarkan hukum Rusia.

Tetapi Kementerian Luar Negeri telah menanggapi pertanyaan tentang kontradiksi dari aturan itu.

Dikatakan, pertukarannya dengan Taliban sangat penting untuk membantu menstabilkan Afghanistan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved