Breaking News:

Pemkab Sayangkan Sikap Panitia Pelaksana Mubahasah, Gelar Kegiatan Tanpa Rekomendasi MPU

Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menyayangkan sikap panitia Mubahasah Ulama Kabupaten Aceh Selatan yang tetap melanjutkan pelaksanaan

Editor: bakri
For Serambinews.com
Silaturahmi Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran dengan Ketua MPU Aceh Selatan, Tgk H T Armia Ahmad di Kantor MPU Aceh Selatan 

TAPAKTUAN - Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menyayangkan sikap panitia Mubahasah Ulama Kabupaten Aceh Selatan yang tetap melanjutkan pelaksanaan kegiatan bertajuk ‘Silaturrahmi Ulama Aceh Selatan serta Mubahasah Ilmu Tasawuf dan Kesufian’ pada hari Minggu 17 Oktober 2021 lalu, di Gedung Pertemuan Rumoh Agam Tapaktuan.

Hal ini dikarenakan sebelumnya Pemkab Aceh Selatan secara resmi telah menyampaikan agar kegiatan tersebut ditunda pelaksanaannya, sebagaimana tercantum secara tegas dalam surat nomor 450/1020 tanggal 16 Oktober 2021 yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah atas nama Bupati Aceh Selatan, dan ditujukan kepada panitia Mubahasah Ulama Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2021, selaku pelaksana kegiatan.

Adapun permintaan penundaan kegiatan ini didasari fakta bahwasanya panitia pelaksana belum berkoordinasi serta belum mendapatkan rekomendasi dari MPU Kabupaten Aceh Selatan. Kemudian juga pelaksanaan kegiatan yang mengatasnamakan ulama tersebut, sejak tahap perencanaan awal tidak melibatkan organisasi keulamaan lainnya di Kabupaten Aceh Selatan.

Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan Pemkab Aceh Selatan bersama Pimpinan MPU Aceh Selatan, pada Sabtu (16/10/2021), di Ruang Rapat Setdakab Aceh Selatan.

Sebagaimana disampaikan Kabag Kesra Setdakab, drh Anisullah, pelaksanaan rapat koordinasi yang antara lain dihadiri oleh Ketua MPU Aceh Selatan, Tgk H T Armia Ahmad, Sekda Kabupaten Aceh Selatan, Cut Syazalisma SSTP, Sekretaris MPU Masrizar SHut, Anggota MPU, Tgk Khaifal Muddin SHI, dan Tgk Riza Nazlianto Lc MA.

Hal ini didasari oleh keberatan para Ulama Aceh Selatan terkait pelaksanaan kegiatan mubahasah tersebut, dan melalui rapat koordinasi diungkapkan berbagai pertimbangan yang kemudian mendasari terbitnya surat Pemkab Aceh Selatan perihal permintaan penundaan kegiatan.

Selanjutnya Anisullah juga menegaskan, penyampaian ini sekaligus mengklarifikasi siaran pers panitia pelaksana sebagaimana dimuat pada harian Serambi Indonesia edisi Rabu, 20 Oktober 2021, dan Serambinews.com pada Senin, 18 Oktober 2021, terkait pernyataan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dalam hal ini Bupati, memprakarsai dan mendukung kegiatan mubahasah dimaksud.

“Justru sebaliknya, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan secara resmi telah melayangkan surat kepada panitia untuk menunda kegiatan dimaksud sampai dengan dimusyawarahkan bersama MPU dan Ulama Aceh Selatan, jadi bukannya mendukung, dikarenakan ada hal-hal lebih lanjut, salah satunya belum mendapatkan rekomendasi dari MPU Aceh Selatan. Hal ini penting kami sampaikan agar tidak memunculkan penafsiran yang salah,” ucap Anisullah.

“Oleh karena itu, sesuai dengan arahan pimpinan, kami minta ke depan kepada panitia pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang bersifat keagamaan harus dan wajib mendapatkan rekomendasi dari MPU,” katanya.(has)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved