Breaking News:

Toke Cokelat Menghilang

Polres Aceh Tenggara Periksa 5 Saksi, Terkait Dugaan Toke Cokelat Dibegal, Korban belum Ditemukan

Hingga kini korban yang diduga dibegal dan mayatnya dibuang ke Sungai Alas itu belum ditemukan dan masih terus dicari Tim SAR Aceh Tenggara.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Mobil pikap ditemukan di Dusun Pagkirapan, Desa Lawe Sumur, Kecamatan Babul Rahmah, Aceh Tenggara, ada cipratan darah segar di jok dan setier. Sedangkan kunci masih tergantung di tempatnya. Foto direkam, Rabu (20/10/2021) 

Hingga kini korban yang diduga dibegal dan mayatnya dibuang ke Sungai Alas itu belum ditemukan dan masih terus dicari Tim SAR Aceh Tenggara.

Laporan Asnawi Luwi |Aceh Tenggara 

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Penyidik Satuan Reskrim Polres Aceh Tenggara sejak kemarin hingga hari ini, Kamis (21/10/2021) telah memeriksa lima saksi. 

Ya, saksi terkait dugaan pembegalan terhadap toke cokelat, Abdul Rasip (32). 

Hingga kini korban yang diduga dibegal dan mayatnya dibuang ke Sungai Alas itu belum ditemukan dan masih terus dicari Tim SAR Aceh Tenggara.

"Lima saksi telah diperiksa hingga saat ini," ujar Kapolres Aceh Tenggara AKBP Bramanti Agus Suyono SH SIK MH didampingi Kasat Reskrim AKP Suparwanto SH kepada Serambinews.com, Kamis (21/10/2021).

Menurut Kasat Reskrim, AKP Suparwanto SH, kasus dugaan kriminalitas ini masih dalam penyelidikan Satuan Reskrim Polres Aceh Tenggara.

Baca juga: VIDEO - Tabrak Tiang Listrik Saat Kabur, 2 Begal Bonyok Dihajar Warga

Korban diduga dibegal

Seperti diberitakan Serambinews.com kemarin, Abdul Rasip (32), warga Desa Batu Amparan, Kecamatan Lawe Alas, Aceh Tenggara diduga menjadi korban pembegalan.

Mayat toke cokelat ini diduga dibuang pelaku ke Sungai Alas, kawasan Desa Salim Pipit, Kecamatan Babul Rahmah, Aceh Tenggara.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved