Breaking News:

Peradaban Islam

UIN Gelar Konferensi Tentang Peradaban Keislaman Terkini

Konferensi internasional ini membahas peradaban Islam terkini . Ikut dihadirkan sejumlah pembicara terkemuka dari dalam maupun luar negeri.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Prof Yusny Saby sebagai salah satu pemateri. 

Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Program Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh menggelar konferensi internasional selama dua hari, 20-21 Oktober 2021.

Kegiatan yang dinamakan International Conference on Islamic Civilization (ICONIC) 2021 itu berlangsung secara offline dan online di Grand Nanggroe Hotel.

Kegiatan dibuka oleh Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Dirjen Pendis Kemenag RI, Prof Dr Suyitno, M.Ag.

Konferensi internasional ini membahas peradaban Islam terkini . Ikut dihadirkan sejumlah pembicara terkemuka dari dalam maupun luar negeri.

Konferensi ICONIC yang kedua ini membahas tentang kemajuan peradaban keislaman di era revolusi 4.0.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Ar-Raniry, Dr Gunawan Adnan MA PhD saat pembukaan mengatakan, kegiatan konferensi ini bertujuan untuk menyatukan para akademisi terkemuka, kelompok ilmuwan, para peneliti dan praktisi multi disiplin ilmu seluruh dunia untuk membahas dan menggali tentang kemajuan peradaban keislaman didunia dari berbagai sudut pandang.

Baca juga: Sandi Sengaja Serahkan 42 Set Sprei Warna Putih untuk Home Stay di Desa Wisata Nusa, Ini Filisofinya

“Konferensi ini membuktikan kepada kita, kepada masyarakat, bangsa, dan dunia internasional bahwa UIN Ar Raniry juga turut ambil bagian dalam penelitian akademik, dialog akademik dan pembangunan global.

Konferensi internasional ini disusun sebagai Platform bagi para sarjana, peneliti, dan mahasiswa penelitian kami untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka,” kata Gunawan.

Selain itu, melalui konferensi internasional ini juga diharapkan menjadi jalan menuju penelitian kolaboratif baru, kolaborasi baru dalam publikasi antara peneliti dan universitas baik di dalam maupun di luar negeri.

Baca juga: Moskow Berlakukan Lockdown Mulai Pekan Depan, Banyak Warga Rusia Tolak Vaksin Covid-19

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved