Breaking News:

Kebocoran Air PDAM

Tim Akademi Teknik Tirta Wiyata Berhasil Temukan 5.005 Titik Kebocoran Air PDAM Tirta Daroy

Acara itu, diawali pembukaan oleh Kadis PUPR Kota Banda Aceh, Jalalluddin, ST, MT, yang kemudian dilanjutkan paparan dari Ketua Tim Akademi Teknik Tir

Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Suasana rapat Kebijakan dan Strategi Penyelenggaraan SPAM 2022 - 2026 Kota Banda Aceh, di Kantor PUPR Kota Banda Aceh, Jumat (22/10). 

Laporan Herianto I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Tim Akademi Tehnik Tirta Wiyata, Magelang, Jawa Tengah yang diberi tugas Dinas PUPR Kota Banda Aceh untuk menyusun Kebijakan dan Strategi Penyelenggaraan Sistem Penyediaan air Minum (SPAM) Kota Banda Aceh tahun 2022-2026 dalam survei jaringan pipa PDAM Tirta Daroy di wilayah Kota Banda Aceh, menemukan 5.005 titik pipa sambungan air PDAM ke rumah tangga konsumen mengalami kebocoran.

“Dari jumlah yang bocor tersebut, baru diperbaiki sekitar 1.200 sambungan, masih ada sekitar 3.800 sambungan lagi yang perlu ditangani,” kata Ketua Tim Pelaksana Pekerjaan Swakelola Akademi Tehnik Tirta Wiyata, Magelang Jateng, H Awaluddin Setia Aji, ST, M.Eng, IPM dalam acara Rapat Pembahasan Penyusunan Dokumen Kebijakan dan Strategis Daerah Pengembangan Sistim Penyediaan air Minum Kota Banda Aceh 2022-2026 di Kantor Dinas PUPR Kota Banda Aceh, Jumat (22/10/2021).

Acara rapat tersebut dipimpinan langsung Kadis PUPR Kota Banda Aceh, Jalaluddin, ST, MT, dan dihadiri anggota Dewan Pengawas PDAM Tirta Saroy, Samsul, Ilham, Said, Kepala Balai Prasarana Perkim Aceh, M Yuzar Habibie, utusan dari Balai Sungai Wilyah I Sumatera, Direktur Tehnik PDAM Tirta Daroy, Irwandi, dan beberapa unsur dinas tehnis lainnya.

Acara itu, diawali pembukaan oleh Kadis PUPR Kota Banda Aceh, Jalalluddin, ST, MT, yang kemudian dilanjutkan paparan dari Ketua Tim Akademi Teknik Tirta Wiyata, Magelang, Jateng, H Awaluddin Setia Aji, ST, M.Eng, IPM, memaparkan hasil penelitiannya terkait penyusunan Dokumen Kebijakan dan Starategis Daerah Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kota Banda Aceh, 2022-2026.

Baca juga: Hikayat Aceh Masuk Nominasi Memory of the World, Gubernur Nova Ucapkan Terima Kasih

Awaluddin mengatakan, untuk menyusun dokumen Kebijakan dan Strategis Daerah Pengembangan SPAM Kota Banda Aceh 2022 0- 2026 ini, dirinya melibatkan tenaga ahli perpipaan dan air PDAM yang ada di Akademi Tehnik Tirta Wiyata Magelang Jateng, berjumlah 8 orang.

Ada sembilan unit alat elektronik ultrasonic yang digunakan dalam penyusunan data dokumen tersebut dibawa dari Magelang ke Kota Banda Aceh, untuk mendapatkan data-data terkini yang dibutuhkan Dinas PUPR Kota Banda Aceh untuk penyusunan dokumen Kebijakan dan Strategi Penyelenggaraan SPAM 2022 - 2026 guna meng up date Rencana Induk Strategi SPAM (Rispam) Kota Banda Aceh 2015 – 2035.

Salah satu hal yang perlu menjadi perhatian Dinas PUPR Kota Banda Aceh dan pengelola PDAM Tirta Daroy terkait SPAM di Kota Banda Aceh, adalah tingkat kehilangan air dalam perjalanannya dari reservoir PDAM Lambaro dan reservoir lainnya ke pedada pelanggan PDAM Tirta Daroy, masih sangat tinggi, mencapai sebesar 37-40 persen.

Salah satu faktor penyebab tingginya persentase kehilagan air itu, ungkap Awaluddin, adalah kebocoran air PDAM Tirta Daroy, jumlahnya mencapai 5.005 lokasi, sambungan rumah tangga.

Kalau kecocoran pipa air PDAM ke sambungan rumah tangga konsumen itu, tidak diperbaiki segera, setiap bulannya PDAM Tirta Daroy akan mengalami kehilangan pendapatan cukup besar dan nilainya mencapai miliar rupiah.

Baca juga: Maulid Akbar Warga Aceh yang akan Digelar di Kampung Acheh, Malaysia Ditunda Sesaat, Ini Alasannya

Selain itu, Awaluddin juga menyarankan, program tambahan debit air baku dari Brayen Leupung, Aceh Besar untuk PDAM Tirta Daroy sebanyak 200 liter/detik, perlu segera dijalankan oleh Balai Prasarana Perkim Aceh, untuk mengurangi biaya beban pengolahan air minum PDAM Tirta Daroy.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved