Breaking News:

Berita Banda Aceh

Koperasi Industri Tanyoe Aceh Buka Jaringan Pemasaran Produk UMKM Aceh ke Singapore 

Hal tersebut dilaksanakan bertujuan untuk membuka peluang kerja sama dengan Diaspora Indonesia di berbagai negara, terutama di Singapore dengan BISA.

Penulis: Mawaddatul Husna | Editor: Nurul Hayati
ANTARA/IRWANSYAH PUTRA
Perajin Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Buet Jaroe binaan Gampong (Desa) Pango Deah menyelesaikan kerajinan tangan sulaman benang emas atau perak (kasab) khas Aceh di Banda Aceh, Aceh, Selasa (28/9/2021). 

Hal tersebut dilaksanakan bertujuan untuk membuka peluang kerja sama dengan Diaspora Indonesia di berbagai negara, terutama di Singapore dengan BISA.

Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Koperasi Industri Tanyoe Aceh (KITA) mengadakan acara UKM-IKM Go Global KITA Business Indonesia Singapore Association (BISA), Jumat (22/10/2021).

Hal tersebut dilaksanakan bertujuan untuk membuka peluang kerja sama dengan Diaspora Indonesia di berbagai negara, terutama di Singapore dengan BISA.

Pihak dari KITA berharap, dengan adanya acara tersebut UKM-IKM di Aceh dapat memperkenalkan produknya di pasar global dan mendapatkan kesempatan untuk berkembang menjadi sebuah industri di Aceh.

Pembahasan tentang jenis produk dan syarat-syarat masuk ke Singapore dibahas oleh Stephanus TW dari BISA, yang dalam penjelasannya disampaikan ia yakin bahwa produk-produk UMKM Aceh memiliki peluang yang sangat bagus di Singapore.

Sementara perwakilan dari Dinas Koperasi dan UKM provinsi Aceh, Surya menyampaikan, sangat menarik dengan adanya beberapa bantuan untuk UMKM serta kerjasama Dinas dan PT Pos Indonesia untuk logistik dan pengiriman barang.

Kemudian, dukungan dari Bank Aceh untuk pembiayaan UMKM, serta dukungan dan kesiapan dari PT POS Indonesia dalam rangka pengangkutan produk-produk UMKM Aceh ke seluruh tujuan pengiriman dengan biaya murah menjadi salah satu kunci akan tercapainya kerjasama ini.

Baca juga: Haji Uma Ajak Kepala Daerah Berantas Rentenir Berkedok Koperasi Ilegal di Aceh

Serta juga  dukungan dari Bea Cukai untuk Kemudahan Impor Tujuan Ekspor untuk Industri Kecil dan Menengah (KITE-IKM).

Ketua KITA, Edi Sandra Sahputra mengatakan, melalui kegiatan ini Pemerintah Aceh menyampaikan komitmennya untuk mendukung agar peluang yang ditawarkan dapat segera di tindak lanjuti, tentunya sesuai dengan mekanisme yg berlaku. 

Dikatakan, BISA mengharapkan Koperasi Industri Tanyoe Aceh (KITA) dapat segera menjadi agregator dan pengiriman satu pintu untuk program ekspor UKM-IKM Aceh bekerjasama dengan para Diaspora Indonesia yang ada di luar negeri dalam rangka pemasaran produk-produk UKM-IKM binaan Pemerintah Aceh. 

"Juga sebagai wadah kewirausahaan terpadu dalam bingkai syariah yang mendukung program percepatan ekonomi dan pembangunan di Provinsi Aceh," demikian papar Edi Sandra Sahputra. (*)

Baca juga: Rentenir Berkedok Koperasi Ilegal Bergentayangan Cari Mangsa di Aceh Tengah, Haji Uma Ikut Bereaksi

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved