Breaking News:

Berita Aceh Utara

Mental Baja! 3 Kali Gagal, Relawan Ini Tak Menyerah, Kini Jadi Sekretaris Komisi V DPRK Aceh Utara

“Saya terpilih dalam Pemilu 2019 dengan perolehan suara sekitar 800,” ungkap suami Zuraini, SE ini.

Penulis: Jafaruddin | Editor: Saifullah
FOR SERAMBINEWS.COM
Sekretaris Komisi V DPRK Aceh Utara, Zulkarnen 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Pada Pemilu tahun 2004, Zulkarnen, MPd yang masih berusia 23 tahun, menjadi salah satu calon yang diusulkan Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) Aceh Utara maju dalam pesta demokrasi untuk pemilihan calon legislative (caleg). 

Ini mengindikasikan pria kelahiran 4 Juni 1981 itu termasuk sosok pemuda yang berwawasan sehingga pantas bertarung dalam konstetasi politik. 

Pun belum terpilih saat itu, tapi 2009 dan tahun 2014, kembali ia dicalonkan lagi oleh partai berlambang padi dan bulan sabit itu berturut-turut sampai empat kali. 

“Saya terpilih dalam Pemilu 2019 dengan perolehan suara sekitar 800,” ungkap suami Zuraini, SE ini.

Agak ironi memang, karena pada Pemilu 2014, jumlah suara yang diperoleh Zulkarnen 1.500 lebih, tapi tidak lolos ke parlemen. 

Sekarang Zulkarnen duduk di Komisi V DPRK Aceh Utara masa jabatan 2019-2024 sebagai sekretaris.

Baca juga: Kisah Sekretaris Komisi I DPRK Aceh Utara yang Mengawali Karier Sebagai Sales hingga ke Politik

Komisi itu membidangi Keistimewaan Aceh Syariat Islam dan Kesejahteraan Rakyat, meliputi pendidikan agama dan umum.

Kemudian, adat istiadat, pemberdayaan masyarakat, kesejahteraan sosial, kesehatan, pemberdayaan perempuan dan keluarga sejahtera, serta pariwisata, kebudayaan, pemuda dan olahraga.

“Saya tertarik dengan PKS ketika usia muda, karena saat itu partai tersebut banyak melakukan kegiatan kemanusiaan, dan sampai sekarang memiliki kesamaan dalam visi misi,” ujar Sekretaris Fraksi Amanah Gerakan Keadilan ini.

Lulusan Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) Tahun 2002 ini termasuk mahasiswa yang aktif dalam berbagai organisasi dengan posisi strategis.

Seperti Pramuka, Ketua I Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Ketua Pers LDK Fordima PNL Lhokseumawe, dan Ketua Kesatuan Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Aceh Utara

Begitu juga dalam partai politik, ayah lima anak tersebut juga meraih posisi penting.  

Baca juga: Anggota DPRK Aceh Utara Ini Dulu Jadi Pemasok Senpi untuk GAM, Sempat Terjebak Razia Begini Kisahnya

Pada tahun 2003–2004, menjabat Wakil Ketua Partai Keadilan, kemudian Tahun 2010-2015, menjabat Ketua Umum PKS Aceh Utara

Pria yang gemar mengikuti berbagai pendidikan dan pelatihan ini juga aktif dalam pembinaan pendidikan di Aceh Utara

Begitu juga dalam riwayat pekerjaan, alumnus Pascasarjana IAIN Lhokseumawe Tahun 2020 itu memiliki banyak pengalaman.

Ia mengawali kerja sebagai relawan Tenaga Humas Penanggulangan Konflik Aceh pada Mer-C Jakarta tahun 2001. 

Baca juga: Kisah Anggota DPRK Aceh Utara Rakit Senpi dan Racik Bom Saat Konflik Aceh, Masuk GAM Usai Tamat SMA 

Setiap harinya saat itu, Zulkarnen masuk ke perkampungan untuk mengadakan pengobatan dan pemberdayaan terhadap masyarakat di Aceh Utara dan Bireuen.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved