Breaking News:

Berita Aceh Tamiang

Solar Langka, Nelayan Aceh Tamiang Terancam ‘Puasa’ Melaut

Panglima Laot Aceh Tamiang, Anwar Muhammad khawatir bila kondisi ini tidak teratasi, nasib nelayan akan semakin terpuruk karena sama sekali tidak bisa

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
Foto kiriman warga
ILUSTRASI - Puluhan boat ditambatkan di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Kuala Panteraja, Pidie Jaya, Kamis (5/8/2021).Dalam tiga pekan terakhir ribuan nelayan memilih tidak melaut dikarenakan cuaca buruk. 

Panglima Laot Aceh Tamiang, Anwar Muhammad khawatir bila kondisi ini tidak teratasi, nasib nelayan akan semakin terpuruk karena sama sekali tidak bisa beraktivitas.

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Nelayan di Aceh Tamiang terancam tidak melaut, buntut langkanya bahan bakar minyak (BBM).

Kelangkaan BBM di kalangan nelayan ini, sudah berlangsung dua pekan terakhir dan sejauh ini belum ada tanda-tanda pasokan kembali normal.

Panglima Laot Aceh Tamiang, Anwar Muhammad khawatir bila kondisi ini tidak teratasi, nasib nelayan akan semakin terpuruk karena sama sekali tidak bisa beraktivitas.

“Belum ada tanda-tanda stok solar untuk nelayan normal, kami berharap ada solusi dari pemerintah,” kata Anwar, Sabtu (23/10/2021).

Anwar mengatakan, saat ini nelayan beraktivitas menggunakan sisa stok solar terdahulu.

Dampak minimnya stok BBM di SPBU, membuat nelayan mengurangi aktivitasnya agar tidak menguras bahan bakar.

Baca juga: Solar Langka, Pemerintah Aceh Segera Surati BPH Migas, Minta Tambahan Pasokan 10.000 Kiloliter

“Biasanya melaut sampai menggunakan lima liter, hari ini dibatasi hanya dua liter,” ungkapnya.

Namun kata dia, lebih banyak nelayan yang beralih menggunakan perahu tanpa mesin.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved