Gubernur Rawat Lanjutan di RSUZA
Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar
* Kumpulkan Kepala Dinas di Aula Rumah Sakit
BANDA ACEH - Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, tepat pukul 16.00 WIB, Minggu (24/10/2021). Dari bandara, Gubernur langsung menuju ke Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin (RSUZA) untuk menjalani perawatan lanjutan pascaoperasi.
Kepulangan Gubernur ke Aceh yang selama ini dirawat di RSCM itu disambut langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taqwallah. Turut mendampingi Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Iskandar AP; Inspektur Aceh, Zulkifli; dan Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Junaidi.
Semnetara dari Jakarta, Gubernur didampingi oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin; Kepala Biro Umum Setda Aceh, Akmil Husein; Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh di Jakarta, Almuniza Kamal; dan Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA.
Sebagaimana diketahui, Gubernur Aceh Nova Iriansyah sebelumnya harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana Jakarta Pusat setelah mengalami kecelakaan seusai melakukan olahraga pagi di seputaran IKEA, Alam Sutera, Tangerang, Kamis, 7 Oktober 2021 lalu.
Dalam kecelakaan itu, Gubernur mengalami patah tulang, antara otot paha dan pinggul, sehingga harus menjalani operasi. Setelah menjalani tindakan medis dan perawatan 15 hari di RSCM Kencana, Gubernur diizinkan kembali ke Aceh, tetapi harus melakukan terapi lanjutan di di RSUZA.
“Terapi ini ditangani oleh Tim Dokter RSUZA yang diketuai oleh Dr Syahrul. Tim medis RSCM memandang bahwa RSUZA punya fasilitas dan tim medis yang handal dalam menjalankan tindakan terapi lanjutan ini,” ujar Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA.
Dinas dari rumah sakit
Muhammad MTA menambahkan, selama Gubernur menjalani terapi lanjutan untuk penyembuhan di RSUZA Banda Aceh, secara bersamaan Gubernur juga akan melakukan kegiatan kedinasan dari ruang perawatan.
“Selama beliau menjalani terapi terkosentrasi ini, maka akan dilakukan pembatasan-pembatasan kunjungan tamu. Hal ini dilakukan agar tindakan medis yang sudah dipersiapkan oleh tim di RSUZA berjalan maksimal,” tuturnya.
Kumpulkan kepala SKPA
Tak lama setiba di RSUZA sore kemarin, Gubernur langsung mengumpulkan para kepala Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) dan sejumlah pejabat ke rumah sakit. Rapat dimulai sekitar pukul 17.30 WIB di Aula RSUZA.
"Ini rapim (rapat pimpinan) dengan seluruh kepala SKPA dan jajaran pejabat Setda Aceh. Saat ini break sebentar, habis Isya dilanjutkan," kata Muhammad MTA menjawab Serambi, jelang shalat Isya tadi malam.
Lebih lanjut Jubir Pemerintah Aceh ini menjelaskan, rapat itu merupakan agenda rutin rapim jajaran Pemerintah Aceh. "Pembahasannya pembahasan rutin juga, terkait serapan anggaran dan perkembangan menuju pembahasan APBA 2022," tambahnya.
MTA menjelaskan, rapat itu dilaksanakan di RSUZA karena kondisi Gubernur yang sedang menjalani terapi lanjutan. "Karena kondisi Pak Gub masih menjalani terapi lanjutan, maka diinisiasi digelar di RSUDZA. Biasanya di P2K (Percepatan dan Pengendalian Kegiatan) Kantor Gubernur," pungkasnya.
Bahas Percepatan Realisasi APBA 2021
Sementara itu, berdasarkan keterangan tertulis yang diberikan Biro Humas dan Protokoler (Humpro) Setda Aceh, rapat yang berlangsung di Aula Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, Minggu (24/10/2021) malam itu membahas tentang percepatan realisasi APBA Tahun Anggaran 2021.
Rapat dipimpin oleh Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, dan diikuti oleh seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dan Kepala Biro di Lingkungan Setda Aceh. Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taqwallah juga ikut dalam rapat tersebut.
Rapat diawali oleh paparan realisasi anggaran seluruh SKPA oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh yang juga Ketua Percepatan dan Pengendalian Kegiatan (P2K), Teuku Ahmad Dadek.
Teuku Dadek mengatakan, para pimpinan SKPA terus melakukan upaya percepatan realisasi anggaran 2021, termasuk kegiatan otonomi khusus. "Berbagai langkah dilakukan untuk percepatan kegiatan dan tentu untuk mengejar target realisasi," kata Dadek.
Selain itu, kepada Gubernur Aceh, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA), Azhari, juga menyampaikan tentang progres persiapan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun Anggaran 2022.
Usai menerima laporan tersebut, Gubernur mengucapkan terima kasih kepada seluruh kepala SKPA yang telah bekerja keras mengejar target realisasi APBA 2021. Ia meminta agar kinerja yang baik dipertahankan dan meningkatkan hal yang belum sesuai dengan capaian.
Selain itu, Gubernur secara khusus juga menyampaikan Hari Dokter Nasional tahun 2021 yang diperingati secara nasional pada Minggu (24/10/2021) kemarin. Ia meminta para dokter untuk terus berdedikasi dan tetap semangat memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.
"Terima kasih atas dedikasi dokter dan paramedis di seluruh Aceh, utamanya mereka yang telah berjuang dalam penanganan dan penanggulangan Covid-19," ucap Nova.(yos)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/gubernur-aceh-ir-h-nova-iriansyah-mt-tiba-di-bandara-sultan-iskandar-muda-sim-blang-bintang.jpg)