Breaking News:

Haji Isam

Sorot Kehadiran Jokowi pada Peresmian Pabrik Sawit Haji Isam, Denny Indrayana Singgung Soal Etika

Presiden Joko Widodo (Jokowi) hadir dalam peresmian pabrik pengolahan sawit di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan....

Editor: Eddy Fitriadi
(TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)
Mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Denny Indrayana. 

SERAMBINEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hadir dalam peresmian pabrik pengolahan sawit di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Hal itu mendapat sorotan publik, sebab pabrik itu didirikan oleh PT Jhonlin Group milik Samsudin Andi Arsyad alias Haji Isam, yang dikaitkan dengan isu suap pajak yang kini tengah ditangani KPK.

Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Denny Indrayana memberikan kritikan atas kehadiran Jokowi ini.

Denny mengakui kehadiran Jokowi untuk meresmikan suatu proyek atau pabrik bukan merupakan sebuah kesalahan.

Namun secara etika, jika pemilik proyek tersebut diduga terjerat kasus hukum yang masih berjalan, maka seharusnya Jokowi tidak ikut meresmikannya.

"Salahkah Presiden meresmikan suatu proyek? Tentu tidak. Termasuk jika pun yang memiliki proyek tersebut pernah membantu pendanaan kampanye dalam pemilihan presidennya."

"Namun, sekali lagi, masalah utamanya adalah secara etika kalau pemilik proyek tersebut diduga sedang terjerat kasus hukum yang sedang berjalan, dan ada keterangan saksi dan bukti-bukti yang mengarah kepada dugaan tindak pidana korporasi maupun pribadi sang pemilik proyek."

"Seorang Presiden tentunya harus sangat sadar dan paham soal etika hukum bernegara yang demikian," kata Denny dalam keterangannya kepada Tribunnews.com, Senin (25/10/2021).

Denny menuturkan dengan kondisi Johnlin Grup yang tengah terkena dugaan kasus hukum, maka lebih etis jika Jokowi tidak meresmikan proyek yang dimiliki oleh Johnlin Grup.

Pasalnya, Denny menilai, kehadiran Jokowi ini akan menimbulkan persepsi politik hukum bahwa presiden melindungi Johnlin Grup dan Haji Isam.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved