Breaking News:

Heboh Kemenag Hadiah untuk NU, Karimun Usman Sebut Kalau Menteri Salah, Bukan Lembaga Dibubarkan

Hal itu disampaikan Dewan Pertimbangan PDIP Aceh, Karimun Usman menanggapi usulan Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas agar Kementer

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Karimun Usman 

Hal itu disampaikan Dewan Pertimbangan PDIP Aceh, Karimun Usman menanggapi usulan Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas agar Kementerian Agama dibubarkan saja.

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Politisi senior Aceh Karimun Usman menyebutkan, kalau ada yang salah dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, maka menterinya diusul diganti, bukan Kementerian Agama dibubarkan.

Hal itu disampaikan Dewan Pertimbangan PDIP Aceh, Karimun Usman menanggapi usulan Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas agar Kementerian Agama dibubarkan saja.

Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia, Anwar Abbas melontarkan pernyataan tersebut  menanggapi pernyataan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, yang menyebutkan Kementerian Agama adalah hadiah untuk NU.

Anwar menilai lebih baik Kemenag dibubarkan lantaran terlalu mengedepankan kepentingan partai dan kelompok tertentu. Sementara kepentingan umat yang lebih besar diabaikan.

"Saya minta Kementerian Agama lebih baik dibubarkan saja karena membuat gaduh dan mudharatnya pasti akan jauh lebih besar dari manfaatnya," ujarnya.

Baca juga: Prof Syamsul Rijal Lulus Tiga Besar Staf Ahli Menteri Agama, Hasil Seleksi Pejabat Eselon I Kemenag

Terhadap usulan Wakil Ketua MUI Anwar Abbas tersebut, politisi Aceh Karimun Usman mengingatkan agar tidak terlalu emosional.

"Karena membubarkan Kementrian harus melalui persetujuan DPR RI. Mestinya kalau menganggap Menteri Agama salah, ya menterinya yang diusulkan ke Presiden untuk diganti," ujar Karimun Usman.

Ia meminta kepada tokoh agama, terutama Wakil Ketua Umum MUI janganlah membuat pernyataan yang kontroversional juga.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved